Jabar Bergerak Terima Donasi dari Kementerian PUPR Untuk Nakes, Sopir Ambulans, Petugas Permakaman



Senin, 16 Agustus 2021 - 00:06:53 WIB



JAMBERITA.COM, BANDUNG – Pemda Provinsi Jawa Barat menerima donasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Donasi berupa 749 paket berisi sembako, vitamin, dan masker yang diberikan melalui Dinas Kesehatan Jabar ke lembaga kemanusiaan Jabar Bergerak. Dari sini sembako akan diberikan ke para nakes, ambulans, dan petugas permakaman khusus COVID-19.

Donasi yang diberikan langsung Kepala Satker BBWS Citarum Anang Muchlis diterima Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi. Turut menyaksikan para pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil.

"Terima kasih Kementerian PUPR telah memberi perhatian khusus kepada nakes, petugas permakaman, dan ambulans," kata Atalia di Kantor Dinas Kesehatan Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (16/8/2021).

Atalia Ridwan Kamil mengatakan paket sembako akan diberikan dengan porsi 20 persen, petugas permakaman serta sopir ambulans masing-masing 40 persen.

Menurutnya, ketiga aktor ini sangat berjasa dalam perang melawan COVID-19 selama 1,5 tahun lebih ini tapi peran mereka terlupakan.

"Biasanya nakes, petugas pemakaman, petugas ambulan itu terlupakan karena orang sibuk mengurus yang sakit yang isoman," tuturnya.

Dengan bantuan ini meskipun tidak besar, paling tidak dapat memberikan kebahagiaan dan menunjukkan bahwa ada orang yang peduli dengan pengorbanan nakes, petugas permakaman, dan ambulans.

“Minimal bagi mereka yang menerima kebahagiaannya adalah orang lain yang memberikan perhatian jauh lebih besar dari jenis barang dan lain-lain,” kata Atalia.

Atalia berharap apa yang dilakukan Kementerian PUPR disusul lembaga Pemerintah Pusat membantu masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini.

Dalam program Kemanusiaan untuk COVID-19, Jabar Bergerak sendiri telah banyak menginisiasi dan mengalirkan bantuan sosial kepada masyarakat.

"Jabar bergerak ini adalah organisasi yang dibentuk oleh masyarakat. Dari mana angarannya? dari masyarakat. Jadi dari warga untuk warga," tutup Atalia. (ADV)



Artikel Rekomendasi