JAMBERITA.COM- Mahaiswa merupakan ujung tombak perubahan, yang memperjuangkan dan memperbaiki kualitas bangsa melalui kemampuan intelektual yang dimilikinya.
Mahasiswa juga dituntut mampu menangkap perasaan rakyat akan pentingnya kesejahteraan, demokrasi, dan keadilan.
Untuk menyampaikan aspirasi rakyat, mahasiswa menyampaikannya pendapat di muka umum dengan cara Demonstrasi.
Dua tahun kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin diisambut dengan aksi demonstrasi oleh Himpunan Mahasiswa Isalam (HMI) Cabang Mataram di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB berujung ricuh yang mengakibatkan tiga orang terluka.
Praktek demontrasi merupakan bagian dalam alam demokrasi, akan tetapi beberapa aksi demonstrasi sering kali berujung ricuh dan mengakibatkan korban luka-luka.
Hal tersebut sering kali diawali oleh tindakan represif oknum aparat kepolisian, sebelum terdapat korban luka-luka pada aksi demonstrasi HMI Cabang Mataram, hal yang sama juga terjadi dan sempat viral di media sosial aksi oleh oknum aparat kepolisian yang membanting mahasiswa hingga mengalami kejang-kejang.
Sampai saat inipun tidak ada tindakan tegas terhadap oknum yang represif terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa.
Hari ini oknum aparat kepolisian melakukan tindakan Represif pada Aksi Demonstrasi yang sampai mengakibatkan tiga Mahasiswa luka-luka di NTB.
Menanggapi hal tersebut Yasir Hasbi selaku Ketua Umum HMI Cabang Jambi mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian, Yasir Hasbi Mengatakan “Seharusnya aparat kepolisian tidak melakukan hal yang seperti itu, kita rakyat indonesia berharap aparat kepolisian mengayomi dan melindungi mahasiswa menyampaikan pendapatnya di muka umum selain juga di benarkan oleh konstitusi juga sebagai evaluasi pemangku kebijakan dalam menjalankan roda pemerintahan” ujar Ketua Umum HMI Cabang Jambi.(*)
Jaga Soliditas Kader, SAH Hadiri Silahturahmi DPC Partai Gerindra Kota Sei Penuh
Kota Jambi Masih Berstatus PPKM Level 2, Ini Penjelasan Wawako
Kasus Kekerasan Anak Di Kota Jambi Meningkat, Ini Penyebabnya
Ponpes Nurul Iman Gelar Vaksinasi, Termasuk Untuk Warga Sekitar


Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi Terus Pantau Perkembangan Perkara PT PAL



