JAMBERITA.COM - Pihak Kepolisian Resort (Polres) Kerinci jajaran Polda Jambi turun tangan dalam penanganan longsor, karena tinggi nya intensitas belakangan ini.
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan, kejadian longsor Jum'at tanggal 17 Desember 2021 sekira pukul 02.00 WIB di KM 18, KM 21 di Puncak arah Tapan Sumatra Barat (Sumbar).
"Longsor menutupi sebagian badan jalan sehingga kondisi jalan tersebut menghambat arus kendaraan baik dari Sungai Penuh dan Sumbar," ujarnya, Sabtu (18/12/2021).
Material longsor berupa tanah lumpur dengan kedalaman lebih kurang 50 Cm dengan panjang lebih kurang 50 M. Selain material longsor yang menutupi badan jalan, tebing di pinggir jalan mulai terkikis air.
"Kendaraan bisa melewati jalur tersebut dengan sistem buka tutup. Pada saat ini sedang dilakukan pembersihan material longsor dibantu Dinas PUPR Kota Sungai Penuh," tuturnya.
Kemudian Sabtu 18 Desember 2021 sekira pukul 02.00 Wib telah terjadi longsor di jalan, Sentra Pertanian Desa Ulu Air Kecamatan, Kumun Debay Kota Sungai Penuh.
"Perihal kejadian dimaksud disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di wil Kota Sungai Penuh dari hari kemarin sampai dengan pagi ini sehingga aliran air mengikis tanah yang menyebabkan patahnya aspal jalan dan longsor," terangnya.
Dari kejadian tersebut dikhawatirkan menimbulkan korban dan putusnya jalan penghubung menuju objek wisata bukit khayangan dan peladangan Desa Renah Kayu Embun.
"Tidak ada korban jiwa dari kejadian dimaksud, petugas telah melakukan Cek TKP dan pemasangan police line, serta koordinasi dengan dinas PUPR Kota Sungai Penuh guna melakukan evakuasi pembuatan jalan darurat," pungkasnya.(afm)
Ivan Wirata : Karhutla Makin Meluas, Hotspot Tembus 4.412 Titik dan 954 HA Lahan Terbakar
Kejati Jambi Tetapkan LK Tersangka Baru Dalam Kasus Pengadaan Tanah Pelabuhan Ujung Jabung
Air PDAM di Mendalo Kering 5 Hari Saat Kabut Asap, Plt Direktur: Kami Upayakan Selesai Malam Ini
Bupati Merangin Raih Penghargaan KPTW, Mashuri Apresiasi Kineja DPKAD
12 Paket Proyek di Pemkab Tanjabtim Sebesar Rp1,6 Miliar Juga Jadi Temuan BPK
4 Paket Proyek Sebesar Rp1 Miliar Lebih di Tanjabbar Jadi Temuan BPK
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, Gubernur Al Haris Minta Anggaran Adil & Berpihak pada Masyarakat


