JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM berkeyakinan pemberian vaksin Covid-19 bagi anak usia 5-11 tahun akan mampu menormalkan dunia pendidikan. Pemberian vaksin bagi penduduk usia tersebut akan semakin memperluas cakupan warga negara yang terlindungi dari virus corona.
“ Alhamdulilah, kita bersyukur pemberian vaksin untuk anak usia 5-11 tahun mulai berjalan. Ini perkembangan baik, karena visi saya, setiap warga negara usia berapa pun berhak atas kesehatan, termasuk terlindungi dari Covid-19, ini strategis dalam memperluas cakupan vaksin di tanah air, menormalkan kegiatan belajar mengajar, " ungkap anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.
Dalam hal ini SAH yang dikenal luas sebagai bapak beasiswa Jambi ini mengatakan DPR RI siap mengawal proses pemberian emergency use authorization (EUA) vaksin Covid-19 bagi anak usia 5-11 tahun yang saat ini sedang dilakukan pengkajian oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“ Di sekolah anak-anak harus terlindungi dari Corona. Semakin cepat izin keluar semakin baik. Namun BPOM juga tidak perlu merasa diburu-buru karena prinsip keamanan vaksin harus menjadi prioritas,” ungkapnya.
Bahkan SAH meyakini, jika vaksinasi kepada anak berjalan lancar, dunia pendidikan nasional akan kembali normal. Apalagi pemerintah mendorong satuan pendidikan di daerah dengan status PPKM level 1-3 untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
“Pembelajaran tatap muka untuk semua satuan pendidikan mutlak dilakukan agar anak-anak kita sebagai generasi penerus tidak kehilangan kualitas pendidikan. Jika seluruh anak usia sekolah sudah divaksin, pembelajaran bisa kembali dilakukan di sekolah seperti sebelum pandemi Covid-19 melanda,” pungkasnya.(*/sm)
SAH Kawal Percepatan Tol Betung–Tempino–Jambi, Wujud Dukungan PTPN I terhadap Program Prioritas Pres
Dukung Langkah Prabowo di BGN, SAH Tegaskan Uang Rakyat Harus Membangun SDM Bangsa
Ketua Gerindra Jambi Dukung Evaluasi BGN, SAH Tekankan Perbaikan Tata Kelola
Dispora : Bonus Atlet PON dan Peparnas Papua Dilakukan di 2 Tahun Anggaran
Ketua DPRD Edi Purwanto Harap Pansus Konflik Lahan Lahirkan Kebijakan yang Berikan Rasa Keadilan
Al Haris Serahkan Secara Simbolis Bonus Atlet PON dan Peparnas Papua
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

