JAMBERITA.COM - Pemerintah Kota Jambi kedepan akan menangguhkan atau menunda pembangunan SPBU dan hotel. Hal ini karena situasi pandemi Covid-19.
"Kami Pemkot Jambi sudah mengeluarkan moratorium per bulan September tahun 2021 yaitu ada dua, pembangunan SPBU dan hotel," kata Wali Kota Jambi Syarif Fasha.
"Hotel itu dari bintang satu, dua, tiga, dan empat kami tangguhkan dulu karena kami melihat okupasi hotel dimasa pandemi ini sangat kecil sekali," tambahnya.
Ia mengatakan jika okupasi sudah normal, diatas 50 persen maka pihaknya akan membuka perizinan pembangunan hotel maupun SPBU. "Jika sudah diatas 50 persen akan kami buka satu persatu lagi," ujarnya.
Selain itu, Fasha juga mengatakan saat ini SPBU di Kota Jambi sudah ada sebanyak 25 yang menyebar di Kota Jambi.
"Hasil analisis kami dengan Pertamina dan SKK Migas juga. Bahwa ada kecenderungan pendapatan SPBU per hari. Yang dulu menurut standar 20 KL penjualan. Saat ini 15KL,"ujarnya
"Bertambah satu lagi SPBU jadi 13 KL. Berarti ada penurunan pendapatan. Dan ini iklim investasi, iklim ekonomi harus kami jaga jangan sampai membuka yang baru melemahkan yang lama," tambahnya.
Fasha mengatakan, kedepannya jika ada penambahan distribusi BBM dari Pertamina atau ada penambahan penjualan kendaraan roda empat dan roda dua dari distributor maka akan dibuka satu persatu. (sap)
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Menkomdigi tegaskan LKBN ANTARA jadi garda terdepan jaga fakta & integritas informasi di era digital
Kepala Bakom RI dorong penguatan peran ANTARA di era digital
Al Haris Dorong Geosite Kerinci Jadi Geopark Nasional hingga Masuk UNESCO Global
HUT Satpam ke-41 Tahun, Kapolda Jambi : Asah Terus Kemampuan
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



