JAMBERITA.COM - Investasi di Kota Jambi berangsur membaik. Terbukti, hingga April 2022 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Jambi sebesar Rp. 30 miliar dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp. 16 milliar.
"Jumlah tenaga kerja Indonesia yang terserap dari investasi modal dalam negeri sebanyak 310. Dari PMA tidak ada," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi Fahmi.
Fahmi mengatakan, untuk tahun 2021 triwulan I jumlah investasi di Kota Jambi cukup tinggi. "Maret 2021 investasinya sampai Rp. 414 milliar," ujarnya.
Meningkatnya investasi pada triwulan I tahun 2022, dijelaskan Fahmi akibat membaiknya Covid-19 di Kota Jambi. Sehingga sudah banyak kelonggaran peraturan yang ditetapkan.
"Tahun 2021 ini awal pandemi membaik. Jadi ditriwulan satu langsung melonjak. Dan di triwulan berikutnya kembali stabil," pungkasnya. (sap)
Pertamina Hulu Rokan Gandeng Ade Rai Rahasiakan Jurus Bikin Pekerja Bugar Jangka Panjang
Karyawan Di-PHK PT Tebo Indah Diduga Belum Terima Pesangon, Ansori Minta Pemprov Turun Tangan
Selai Pinnea: Inovasi Nanas Sungai Gelam dan Wujud Nyata UNJA sebagai Kampus Berdampak
BPJS Upayakan Hak dan Pelayanan yang Sama Kepada Pasien Thalasemia di 12 RS Kota Jambi
Tausiyah Jumat, SAH Minta Kader Gerindra Jadi Pribadi Yang Melayani
Pertamina Hulu Rokan Gandeng Ade Rai Rahasiakan Jurus Bikin Pekerja Bugar Jangka Panjang



