Kades Bongkar Penyebab Banjir di Depan UIN STS Jambi Mendalo, Ini Ternyata



Jumat, 02 September 2022 - 10:59:44 WIB



Kepala Desa Simpang Sungai Duren Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi Yusnardi saat Menunjukkan Bendungan Air yang diduga senagaja di Buat oleh Oknum Warganya, Jum'at (2/9/2022).
Kepala Desa Simpang Sungai Duren Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi Yusnardi saat Menunjukkan Bendungan Air yang diduga senagaja di Buat oleh Oknum Warganya, Jum'at (2/9/2022).

JAMBERITA.COM - Menarik benang merah penyebab luapan air di Jalan lintas Mendalo Bulian, tepatnya di depan Universitas Islam Negeri (UIN STS) Provinsi Jambi ternyata banyak faktor.

Faktor pertama akibat dari bangunan Gedung baru UIN ketika hujan lebat turun sampai meluapi badan jalan, kedua Box Culvert yang sempit, kemudian ada juga oknum warga diduga sengaja membendung aliran air untuk kepentingan pribadi, selanjutnya juga terdapat pipa PDAM.

Ini terungkap saat Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, Kepala BWSS VI, BPJN Jambi, Anggota DPRD Muaro Jambi Ridho, Kepala Desa Yusnardi dan tokoh masyarakat turun menelusuri titik titik dimana menjadi penyebab banjir tersebut.

Setelah dari depan UIN, lalu mereka menelusuri sampai dengan ke belakang, ternyata ada oknum warga sekitar diduga sengaja membendung aliran air agar masuk ke kolam ikan nya.

Itu juga di perkuat oleh Kepala Desa (Kades) Simpang Sungai Duren yang hadir dengan menunjukkan saluran air tersebut yang kemudian di per sempit lagi dengan cor-an semen agar air dapat masuk ke kolam warga.

Kades Simpang Sungai Duren, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi Yusnardi mengungkapkan, untuk mengatasi masalah banjir yang menjadi persoalan di setiap hujan lebat tersebut sehingga pihaknya bersama stacholder terkait untuk menelusuri dimana titik titik yang menjadi kendala.

"Kita sudah tinjau di lapangan dimana sebenarnya yang menjadi kendala, salah satunya di tempat kita berdiri saat ini (Bendungan Air masuk ke Kolam untuk Kepentingan pribadi), jadi ini terutama yang harus diperbaiki," tegasnya, Jum'at (2/9/2022).

Dirinya juga meminta drainase dan dimensi box juga di perlebar sehingga air tidak lagi menggenangi jalan lintas. "Tapi itu kedepan, sekarang yang kita berdiri saat ini, ini sudah lama, sejak saya jadi Babinsa, jadi sekarang saya kepala desa harus ada penegasan karena saya harus memikirkan orang banyak," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi