JAMBERITA.COM - Belakang ini di Kota Jambi marak terjadi aksi brutal dan kriminalisme dari gerombolan-gerombolan remaja dibawah umur.
Ketua Forum RT Kota Jambi Suparyono mengatakan Aksi Geng Motor ini selama dua tahun belakangan semakin meresahkan masyarakat Kota Jambi.
Dimana aksi yang mereka lakukan tidak hanya mengganggu masyarakat, tetapi juga sadis. Lantaran tak jarang terjadi tindakan pembacokan.
"Tindakan seperti ini sudah berlangsung hampir dua tahun di Kota Jambi, dan pelaku yang ditangkap, akhirnya selalu dilepaskan, tanpa proses pidana, dengan alasan mereka masih berusia di bawah umur," ujarnya.
Untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan, Suparyono mengeluarkan instruksi pada seluruh Ketua RT di Kota Jambi.
"Kita meminta untuk mengaktifkan kembali Jaga Malam atau Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) dan memperketat pengawasan remaja di lokasinya masing-masing," jelasnya.
Selain itu, Suparyono juga menghimbau agar seluruh Ketua RT dilingkungannya masing-masing melarang para remaja untuk keluar malam.
"Jika ada remaja dan warga yang pulang malam, harus dicatat identitasnya dan diverifikasi secepat mungkin. Untuk apa dan apa keperluannya di luar rumah," ujarnya.
Dalam waktu dekat ini, Suparyono mengatakan Forum RT Kota Jambi akan menggelar pertemuan bersama Ketua Forum Kelurahan dan Bimas Polda Jambi untuk membahas tentang teknik pengamanan untuk menekan geng motor di Kota Jambi. (*/sap)
Aklamasi, Joni Ismed Nahkodai MD KAHMI Kota Jambi Periode 2022-2027
Jangan Lewatkan Penampilan Ikke Nurjanah Besok di Penutupan Festival Batanghari 2022
Hari Tani Nasional 2022, SAH Tegaskan Petani Sebagai Penyangga Tatanan Negara Indonesia
Meriahkan HUT KAHMI, Turnamen Badminton PB KAHMI- Jambi Independent Digelar
Akselerasi Jambi Bebas Korupsi, Gubernur Bentuk Tim Perluasan Desa Antikorupsi!

