JAMBERITA.COM - Imbas kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sangat dirasakan oleh para nelayan. Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan anggaran sebesar Rp4 milliar untuk nelayan yang terdampak.
Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan pemerintah daerah kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.
"Datanya nanti dari pemerintah kabupaten dan akan diverifikasi dulu," kata Johansyah. Senin, (3/9/2022).
Johansyah mengatakan, ada sekitar 6.000 nelayan yang akan mendapatkan bantuan. Ia menerangkan, bantuan nantinya akan berbentuk uang tunai yang bisa diambil di kantor pos.
"10 liter per 46 hari. Tapi pola nya bansos, kita berikan bantuan uang melalui kantor pos," terangnya.
Diperkirakan per orangnya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp. 700 ribu dengan dua kali proses pencairan. Johansyah menargetkan awal November ini bantuan sudah dapat disalurkan.
"Dua tahap, saat ini sedang di proses. Akhir Oktober selesai. Target awal November dan awal Desember disalurkan," pungkasnya. (sap)
Desa Cendikia UNJA : Program Peningkatan Literasi Masyarakat Desa Rantau Puri Batanghari
Mahasiswa Prodi Teknik Geofisika FST UNJA Raih Medali Perak di Indonesian Science Competition
Razia Kendaraan di Jambi Dimulai, Ini 7 Sasaran dan Truk Angkutan Batubara Jadi Atensi
Gerak Cepat SAH, Bantu Jamaah Umroh yang Kesulitan Vaksin Meningitis
Kemas Al Farabi ke Mahasiswa Saat Seminar Physics Star di UNJA: Ciptakan Lapangan Kerja
Tiga Pejabat Eselon III Resmi Dilantik, Kejati Jambi Perkuat Struktur Organisasi

