JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM ikut mendesak Kemenkes lebih tegas terkait Paracetamol dan sejenisnya. Menurut SAH Di lapangan, masyarakat resah dengan masih beredarnya obat sirup ini.
"Di masyarakat kita lihat mereka resah akan hal ini, banyak sirup paracetamol mengandung Etilen Glikol masih beredar. Kita mendesak pemerintah segera menarik obat ini, tidak cukup dihimbau," ungkapnya.
Kasus gagal ginjal akut misterius terhadap anak di Indonesia sudah mencapai seratusan. Sehingga Anggota Fraksi Partai Gerindra ini merupakan orang yang tegas meminta ada ketegasan terkait penggunaan obat, khususnya paracetamol.
Menurut SAH soal resiko obat ini, pilihannya hanya boleh atau tidak boleh, jika dianggap tidak boleh, maka buat larangan segera bukan imbauan lagi. Jadi tegas, jelas dan antisipatif.
Menurut Bapak Beasiswa Jambi itu jika sudah ada ketegasan soal larangan dari pemerintah, dia menyebut alternatif obat selain paracetamol harus disediakan. SAH menilai paracetamol selama ini sering dipakai keluarga jika ada yang sakit.
Terakhir SAH mengatakan dibutuhkan sebuah keputusan tegas, sambil menunggu penelitian berikan alternatif obat. Jadi tidak simpang siur yang bisa menenangkan publik terkait kasus gagal ginjal akut misterius pada anak.(*/sm)
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Sutan Adil Hendra Tegaskan Tekad Jadikan HKTI Motor Penggerak Ekonomi Petani Jambi
Iriana Jokowi dan Wury Ma'ruf Amin Sambangi Warga Binaan di Lapas Perempuan Jambi
Go Internasional, Sosok Perempuan Muda Ini Motivasi Mahasiswa di Seminar Sumpah Pemuda


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



