JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris mengajak masyarakat merawat jalan Simpang Karmeo-Kilangan yang baru selesai pembangunannya dapat bermanfaat dalam jangka waktu yang lebih lama. Itu dikatakan Al Haris pada Penutupan Karya Bhakti TNI Korem 042/Gapu, di Desa Kilangan Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Sabtu (7/1/2023).
Al Haris mengucapkan terima kasih atas kerja sama TNI dan rakyat dalam kegiatan pengerasan ruas jalan Simpang Desa Karmeo Kecamatan Batin XXIV, Desa Kilangan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari.“Masyarakat sangat membutuhkan dan mendambakan pengerasan jalan ini, karena dapat mendukung kegiatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat, serta pemasaran hasil pertanian dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat," katanya.
Al Haris mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan Karya Bhakti TNI yang diinisiasi oleh Korem 042/Gapu dalam upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan.
Al Haris menjelaskan, pembangunan jalan ini dapat memangkas jarak ke Kota Jambi hingga 15 kilometer dibandingkan melewati jalur Simpang Tembesi Muarabulian Kota Jambi. "Ini menjadi jalan alternatif dari Kerinci, Merangin, dan Sarolangun menuju Kota Jambi serta membantu dalam mengurai kemacetan," terangnya.
Al Haris menuturkan, kegiatan Karya Bhakti TNI menjadi wujud bakti TNI terhadap rakyat dalam mengentaskan kesulitan yang ada ditengah masyarakat. "Kegiatan Karya Bhakti dapat mempercepat pembangunan di pedesaan, meningkatkan perekonomian masyarakat serta harga tanah sepanjang jalan ini bisa menjadi naik, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat serta mempererat persatuan dan kesatuan komponen masyarakat," tegasnya.
Kegiatan Karya Bhakti TNI ini juga merupakan kegiatan rutin yang selalu dilakukan TNI yang tidak hanya melakukan pembangunan fisik atau infrastruktur saja."Tetapi juga pembangunan manusia atau non fisik, salah satunya memberikan penguatan kesatuan bangsa dan pembangunan karakter,” tuturnya.
Al Haris berharap melalui kegiatan Karya Bhakti ini membawa hasil secara fisik seperti meningkatnya pembangunan sarana dan prasarana, infrastruktur, dan peningkatan kualitas masyarakat secara non fisik, yaitu ter gugah nya kesadaran masyarakat untuk berbudaya gotong royong yang merupakan kearifan lokal bangsa sejak zaman dahulu.
"Kegiatan Karya Bhakti akan membangkitkan kembali kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam membangun daerah meningkatkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat serta kesadaran bela negara, berbudaya disiplin dan tertib hukum dalam rangka meningkatkan stabilitas keamanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harapnya.
Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Hilman juga mengucapkan terima kasih banyak untuk semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah yang telah berkontribusi pada Karya Bhakti TNI Korem 042/Gapu. "Dimana keterlibatan masyarakat tentu menjadi hal penting, terlebih ruas jalan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," jelasnya.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono melaporkan, dalam Karya Bhakti TNI melibatkan semua unsur baik dari Kabupaten dan masyarakat, dimana pembukaan dan pengerasan jalan tersebut mulai pada Oktober 2022 lalu. "Banyak kendala yang terjadi pada saat pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 44 Kilometer (KM) karena ada beberapa titik jalan yang jalurnya sedikit sulit sehingga butuh pengerjaan ekstra," ungkapnya.
Danrem juga berterimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang selalu mendukung pengerjaan jalan, mulai dari pembebasan lahan, menggunakan jalan masyarakat untuk alat berat, sehingga pembangunan jalan alternatif ini dapat terlaksana. (*)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
MDTA Nurul Hikmah Dapat Bantuan Pokir Dewan Rp50 Juta: Terimakasih Pak Ivan
Aspan Sambut Kunjungan Praja IPDN Asal Tebo di Rumah Dinas Bupati


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



