JAMBERITA.COM - Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak dengan menelan anggaran hampir RP 35 Miliar dari APBD Provinsi Jambi yang terletak di Eks Pasar Angso Duo Jambi terus menjadi sorotan.
Kali ini, Komite Advokasi Daerah (KAD) juga menyoroti dengan mendesak Gubernur Jambi Al Haris menolak penyerahan hasil pekerjaan pembangunan RTH yang dikerjakan oleh kontraktor PT.BDH tersebut.
"Bebarapa waktu terakhir beberapa elemen masyarakat menyoal hasil pekerjaan dengan nilai hampir mendekati angka 35 milyar dianggap tidak realistis dengan hasil pekerjaan yang ada sekarang," tegas Ketua KAD Jambi Nasroel Yasir kepada jamberita.com, Selasa (25/4/2022).
Menurut Nasroel, sebaiknya Pemprov Jambi menolak penyerahan pekerjaan tersebut karena dianggap jauh panggang dari api."Sejatinya di audit dulu oleh BPK," pungkasnya.(afm)
Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI Sepanjang Januari–Oktober 2026, Ini Komiten Kapolda
Jadikan Halloween Momen Makin Dekat dengan Konsumen, Ini Keseruan Dealer Honda Kota Jambi!
Kunjungan Warga Binaan Lapas dan Rutan di Jambi Kembali Dibuka, Ini Syaratnya
Ribuan Warga Binaan Lapas dan Rutan di Jambi Terima Remisi Idul Fitri 1444 Hijriah
Kibarkan Bendera STI dan Merah Putih di Puncak Gunung, Asror Terus Jelajahi Gunung di Indonesia


