JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris langsung Inspeksi Mendadak (Sidak) ke RSUD Raden Mattaher usai Rapat Paripurna. Pasalnya saat rapat salah satu anggota DPRD Akmaludin melakukan intrupsi dan menyampaikan ada kejadian yang sangat miris, yaitu ada pasien sudah datang ke rumah sakit lalu disuruh pulang, kini meninggal dunia.
Untuk itu, Al Haris langsung datang ke rumah sakit pelat merah tersebut, tampak di sambut Oleh dr. Arif Wahyudi dan kawan-kawan yang sedang berjaga malam. Al Haris meminta kedepan RSUD tidak langsung menolak pasien yang sudah masuk ke RSUD walaupun sebenarnya mereka tidak memiliki SKTM maupun BPJS /KIS.
Secara pribadi ternyata gubernur Jambi juga menerima laporan tersebut."Nantilah mikir biaya, yang penting terima dulu," katanya.
Baca Juga: RSUD Raden Mattaher Angkat Biacara Soal Dugaan Tolak Pasien, hingga Disidak-Gubernur Jambi
Lebih lanjut Al Haris juga meninjau pasien yang berada di ruangan IGD. Kepada awak media Al Haris mengaku sangat menyesalkan kejadian tersebut, bahwa ada warga yang melaporkan masyarakat tersebut sudah datang ke rumah sakit lalu diminta pulang oleh pihak rumah sakit."Tadi pas rapat paripurna ada dewan yang melaporkan," katanya.
Al Haris menekankan, intinya tidak ada rumus bagi pihak rumah sakit pemerintah menolak pasien kecuali pasien tersebut meminta untuk dipulangkan."Karena tugas dari pada kita pemerintah, RSUD untuk melayani warga Jambi dari wilayah manapun,"jelasnya.
Secara pribadi Al Haris menyayangkan sikap yang dilakukan oleh pihak RSUD Raden Mattaher Jambi."Nanti kita evaluasi, Kita merasa belum maksimal kepada masyarakat dan kita akan melakukan evaluasi,"pungkasnya (Tna)
Hadiri Rapat Paripurna, Bupati Tanjab Barat Sampaikan Komitmen Laporan Keuangan Daerah
Batik Air Resmi Mengudara di Muara Bungo, Gubernur Al Haris: Pemicu Ekonomi Wilayah Barat
Kabel PLN 50 Meter di Muaro Jambi Digondol Maling, Warga Resah Puluhan Rumah Padam Total
Atlet Pelajar Paralympic Jambi Sumbang Medali Kedua di Peparpenas Palembang
Polisi Gagalkan Keberangkatan 12 Orang ke Malaysia, Diduga Korban TPPO
Antisipasi Kelangkaan Gas Elpiji, Polda Jambi Himbau Agen Tak Lakukan Penimbunan
Lima Peserta Tuntaskan Program Pemagangan Nasional Angkatan 3 di Kanwil Kemenkum Jambi


