JAMBERITA.COM- Seluas 225 hektare lahan di Provinsi Jambi terbakar. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Supriono.
Menurutnya masing-masing instansi memiliki sudut pandang perhitungan yang berbeda-beda terhadap luasan hektare lahan yang terbakar.
"Namun secara keseluruhan bisa kita simpulkan 225 hektare dan sejauh ini belum ada peningkatan yang signifikan," katanya.
Danrem 042/Gapu menjelaskan kebanyakan lahan yang terbakar adalah lahan mineral seperti yang berada di daerah Bungo, Tebo, Sarolangun, Batanghari termasuk juga Merlung.
Namun saat ditanyakan dari luasan lahan yang terbakar tersebut, milik perusahaan atau masyarakat, Danrem menyebutkan bervariatif.
"Umumnya bervariatif, jadi ada lahan masyarakat yang paling banyak," ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa sejauh ini belum ada perusahaan yang ditindak tegas karena belum ada indikasi kesana, sementara untuk pelaku kebakaran itu sendiri sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Sudah, beberapa waktu yang lalu kita mendengarkan bersama pak Kapolda dan jajarannya menindak pelaku dan ditangkap, serta kita lakukan pembinaan," tuturnya.
Kemudian Brigjen TNI Supriono juga menghimbau masyarakat dan perusahaan untuk bersama-sama stop melakukan pembakaran lahan. (Tna)
Maksimalkan Waktu Pelatda, FPTI Jambi Genjot Kekuatan Otot Atlet Untuk Hadapi POPNAS
Panahan Jambi Optimis Dulang Medali di POPNAS XVI Palembang Sumsel
KONI ke Atlet Kontingen Jambi Selama Pelatda : Ikuti Arahan Pelatih Masing-masing Cabor
Jambi Siapkan 18 Cabor Untuk Berlaga di POPNAS ke XVI Palembang Sumsel
Wujudkan Indonesia Maju, SAH Sambut Deklarasi Partai Gelora Jambi ke Prabowo sebagai Capres 2024
Lima Peserta Tuntaskan Program Pemagangan Nasional Angkatan 3 di Kanwil Kemenkum Jambi


