Dr Fery Kusnadi Paparkan Capaian Transpormasi Layanan Kesehatan Primer Provinsi Jambi



Selasa, 17 Oktober 2023 - 15:16:34 WIB



Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Dr Mhd Fery Kusnadi SpoG.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Dr Mhd Fery Kusnadi SpoG.

JAMBERITA.COM- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi Dr Mhd Fery Kusnadi SpoG memaparkan capaian transpormasi kesehatan di pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Tahun Anggaran (TA) 2023 di Hotel Golden Harvest Kota Jambi, Selasa (17/9/2023).

Fery menjelaskan sejalan dengan visi Presiden dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, mandiri dan berkeadilan maka Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berkomitmen untuk melakukan 6 pilar Transpormasi kesehatan. Salah satunya adalah Transpormasi Layanan kesehatan primer.

"Di Provinsi Jambi sendiri terdapat 207 laboratorium puskesmas, 6 Kabkesda, 1 labkesda Provinsi yang merujuk pada standar WHO," paparnya.

Menurut Fery dari 207 jumlah puskesmas disetiap kecamatanan di 11 kab/kota se Provinsi Jambi, masih terdapat di dua Kecamatan yang memiliki Puskesmas, yaitu di kecamatan Air Hangat Kabupaten Kerinci, dan Kecamatan Tanco di Kabupaten Kerinci. "Kemudian ada 19 Puskesmas di 8 Kabupaten Kota di Jambi belum dilakukan survei perdana di tahun 2023," ungkapnya.

Fery menegaskan, jika berdasarkan UU no 17 tahun 2023 tentang kesehatan, pasal 167 ayat 4. Integrasi pelayanan kesehatan primer yaitu fokus pada siklus hidup sebagai penguatan promosi dan pencegahan, mendekatkan layanan melalui jejaring hingga tingkat Desa dan Dusun, juga memperkuat pemantauan Wilayah setempat. 

"Kegiatan pendukung pelaksanaan Transpormasi Layanan Primer sendiri di Dinkes Provinsi Jambi tahun 2023 telah dilaksanakan dengan melakukan pertemuan manajemen integrasi Layanan Primer secara daring, sudah 6 kali dilakukan sampai bulan September 2023 lalu, dan pertemuan Luring di Shang Ratu pada Agustus lalu," jelasnya.

Sebelumnya, dalam laporannya, secara umum Fery menjelaskan bahwa Transformasi Sistem Kesehatan merupakan suatu upaya untuk mengubah sistem kesehatan yang sudah ada agar dapat lebih efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kesehatan.

"Enam pilar Transformasi Kesehatan terdiri dari Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan," tuturnya.

Transformasi sistem kesehatan merupakan suatu hal yang penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memperluas akessibilitas bagi masyarakat. Namun, transformasi ini juga membutuhkan kerjasama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta pemenuhan sumber daya manusia dan sumber daya keuangan yang memadai

"Dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan Transformasi Sistem Kesehatan ini perlu dilakukan Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas yang bertujuan untuk pendalaman progres capaian kinerja maupun anggaran pelaksanaan program prioritas sampai triwulan III tahun 2023 beserta tantangan dan permasalahan yang dihadapi," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan tersusunnya dokumen rekomendasi monitoring dan evaluasi program prioritas yang berkualitas dan tepat waktu, serta tersusunnya laporan dan rekomendasi Kementerian Kesehatan.

"Fokusnya itu kita bagaimana masyarakat tidak jatuh sakit, maka dilakukan penguatan di pelayanan primer," kata Staf Khusus (Stafsus) Kemenkes Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Media Rendi Witular yang juga hadir dalam acara pertemuan tersebut.

Rendi Witular mengatakan penguatan primer itu mulai dari pelayanan di Posyandu dan Puskesmas di setiap daerah kabupaten kota di Provinsi Jambi."Seperti tadi di Bungo, tadi saya dapat laporan kasus Kanker cukup tinggi, nah ini cukup menjadi perhatian kita, jadi kita minta pelayanan tumor kanker itu di perbanyak," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi