JAMBERITA.COM - Moment HUT Jambi ke 67 tahun sejumlah wilayah di Provinsi Jambi dilanda banjir, mulai dari Kabupaten Bungo, Kerinci, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo. Bahkan saat ini, air dari aliran Sungai Batanghari sudah tinggi dan menutupi jalan lintas Padang Lamo.
"Itu yang kita khawatirkan muncul nya buaya, kalau nggak salah sudah ada di Desa Semabu, Teluk Lancang, dan Desa Cermin Alam warga mendapati adanya buaya, kita minta masyarakat waspada terhadap banjir karena buaya ikut terbawa arus, jangan sampai adanya musibah yang lain menimpah kita," ungkapnya setelah rapat paripurna di Gedung DPRD, Sabtu (6/1/2024).
Al Mashuri juga menyampaikan agar masyarakat Tebo khususnya untuk bersabar atas musibah yang dihadapi saat ini. Sembari berdo'a agar banjir segera berlalu."Mohon do'a dukungannya, kita akan terus berkoordinasi dengan BPBD untuk terus menyalurkan bantuan," ujarnya.
Menurut Al Mashuri bahwa saat ini status siaga darurat kebanjiran masih berlangsung sampai dengan 10 Januari 2024 mendatang. Namun apabila tidak memungkinkan, maka Ia minta status siaga darurat tetap dilanjutkan.
"Kita minta kalau memang belum juga air turun, maka kita minta diteruskan, juga dapur umum, di Kecamatan Sumay sudah ada, itu ada tiga titik, kalau korban alhamdulillah tidak ada, kita berharap air segera turun," pungkasnya.(afm)
Fokus Karhutla di Tahura Batang Hari, Al Haris Sebut Langkah Modifikasi Cuaca Siap Digelar
Danrem 042/Gapu Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah Batang Hari
Bupati Fadhil Arief Ikuti Rakor Karhutla Bersama Gubernur Jambi dan Danrem 042/Gapu
Tomas Dorong Romi Hariyanto Maju Pilgub 2024, Pengamat Ini Ungkap Alasan RH Layak Pimpin Jambi
Yenni Wahid Ingin Belajar dari Geberakan DPRD Soal Penyelesaian Konflik Lahan di Jambi
Pilih Dukung Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid: Paslon Tak Ada Catatan Hitam dengan Gusdur
Fokus Karhutla di Tahura Batang Hari, Al Haris Sebut Langkah Modifikasi Cuaca Siap Digelar



