JAMBERITA.COM - Asosiasi Pemasok Energi Batubara (Aspebindo) Provinsi Jambi menyoroti aksi demo para sopir angkutan batubara dinilai anarkis, Senin (22/1/2024) kemarin.
Pasalnya aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadinya pelemparan batu ke arah kantor Gubenur Jambi dan menyebabkan kaca kaca di kantor tersebut pecah.
Tidak hanya itu, pendemo juga melakukan aksi blokir jalan di Simpang Empat BI Telanai dan juga melemparkan batu ke arah waterkonon milik polisi yang mengurai masa aksi.
Akibat kejadian itu pula, Pemprov Jambi melaporkan kejadian tersrbut ke Polda Jambi dengan kerugian mencapai kurang 500 juta rupiah.
"Terlalu anarkis, harus nya jangan semau mereka," kata Bendahara Umum Aspebindo Jambi Raden Ridwan Mucktar, Selasa (23/1/2024).
Ridwan juga mengaku bahwa sejauh ini pihak sudah melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha kapal tongkang. Dimana saat air surut dan tongkang tidak bisa beroperasi selama kurang lebih 4 bulan.
"Nah selama ini angkutan senang senang dengan kondisi kemarin," pungkasnya.(afm)
Angkat Toa di Tengah Aksi, drg Iwan Buka-bukaan Soal Banpres Karhutla Jambi ke RSUD Raden Mattaher!
Ditengah Kepungan Asap, Wagub Sani Sambut Aspirasi Mahasiswa & Teken Pakta Integritas Karhutla
SAH Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026, Tekankan Enam Pesan Penting untuk Kader
Sesalkan Demo Anarkis Sopir Batubara, Al Haris Pinta Aparat Cari Dalang Kerusuhan
Didemo Para Sopir Angkutan Batu Bara, Gubernur Jambi Al Haris Posting Ini di Media Sosial
Maju DPD RI, Petrus Hilman Akan Perjuangkan UMKM Jambi di Senayan
Angkat Toa di Tengah Aksi, drg Iwan Buka-bukaan Soal Banpres Karhutla Jambi ke RSUD Raden Mattaher!

