Hadiri Tabligh Akbar, Arief Munandar: Ada Sinergitas Antar Pemda dan Wahdah Islamiyah Jambi



Selasa, 30 Januari 2024 - 08:40:07 WIB



JAMBERITA.COM- Staf ahli gubernur Jambi bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Arief Munandar menghadiri tablig akbar sekaligus membuka Mukerwil ke-VI serta Pengukuhan kepengurusan DPW Wahdah Islamiyah Jambi di Balai Adat Tanah Pilih Pusako Betuah Kota Jambi.

Dalam arahannya, Arief Munandar menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyambut baik dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di seluruh wilayah di Provinsi Jambi.

"Besar harapan kami, agar Wahdah Islamiyah Jambi bersama dengan organisasi Islam lainnya mampu 

mewujudkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin di tengah-tengah kehidupan masyarakat Provinsi Jambi yang umum heterogen, mewujudkan Islam yang teduh, damai, dan hidup rukun berdampingan dengan umat-umat lainnya," katanya.

Menurutnya, keberadaan Wahdah Islamiyah Jambi diharapkan dapat pula menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jambi, konsisten bergerak membantu pemerintah untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah dan sosial.

"Saya juga berharap agar sinergisitas dan kolaborasi Wahdah Islamiyah Jambi dengan pemda serta stakeholder lainnya mampu membangun sumber daya manusia Provinsi Jambi yang unggul dan berkualitas, baik melalui pendidikan maupun penguatan nilai-nilai toleransi antar umat beragama di Provinsi Jambi," sebutnya.

Lalu, kata Arief melalui Mukerwil VI Wahdah Islamiyah dapat melahirkan program kerja yang selaras dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah ustadz Ambo Sakka menyampaikan menjadi orang beriman saja tidak cukup, kita butuh adanya kolaborasi untuk kemajuan umat dan bangsa diIndonesia khususnya di Jambi sebagaimana tema tabligh akbar kita hari ini, beramal ma’ruf nahi mungkar dengan bilhikmah terus memperbaiki keimanan dan juga akhlak agar Allah senantiasa menjaga Negara kita dari berbagai macam musibah disebabkan oleh kerusakan yang dibuat oleh masyarakat itu sendiri.

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya(QS. Al-A’raaf : 96)," tuturnya.

Diakhir ceramahnya, ustad Ambo Sakka berharap Wahdah Islamiyah diharapkan dapat mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki organisasi maupun jaringan yang luas untuk membantu pemerintah dalam mengatasi tantangan dan persoalan umat dan masyarakat, seperti masalah kesehatan dan perekonomian masyarakat, agar semakin mengokohkan cita-cita dan perjuangan Islamiyah untuk mewujudkan kemaslahatan bagi umat dan masyarakat secara umum. (*)





Artikel Rekomendasi