JAMBERITA.COM- Dalam rangka percepatan penurunan stunting dan pengoptimalan kegiatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi bahas rencana kegiatan dan anggaran bersama OPD KB tingkat kabupaten kota se-Provinsi Jambi.
Melalui surat dengan nomor: 214/RC.05/J1/2024, perihal undangan kegiatan “Beduk DAK” Bedah Juknis dan DPA Dana Alokasi khusus (DAK) Non Fisik (BOKB) OPD KB TA 2024 bersama pengampu menu di Provinsi Jambi.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari terhitung sejak Kamis hingga Jumat di Ruang Kelas Latbang, Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi melalui Sekretaris Badan (Sekban) BKKBN Provinsi Jambi Yudi Hendra Musrizal dalam sambutannya menyampaikan bahwa semua kegiatan yang mendukung percepatan penurunan stunting haruslah direncanakan sedemikian mungkin dan juga realiasasi anggaran pada tahun 2024 ini harus mencapai 95 persen.
"Saya berharap realisasi anggaran pada tahun ini bisa mencapai 95 persen meningkat dari pada tahun sebelumnya," kata Yudi, Kamis (22/2/24).
Kemudian untuk Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) harus sesuai dengan pembiayaan yang diperbolehkan dalam Perban Nomor 14 tahun 2023 tentang Juknis Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).
Lebih lanjut, Yudi minta untuk Surat Keputusan (SK) Tim Pengendali DAK harus dibuat semua OPD KB
dan pelaksanaan BOKB tahun 2024 harus lebih baik.
"Pada intinya semua kegiatan yang sudah direncanakan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya karena ini adalah usulan dari OPD KB langsung," ucapnya.
Sementara itu Ketua Tim Kerja Perencanaan dan Manajemen Kinerja Liestia Anggeriani menyebutkan kegiatan ini melibatkan kurang lebih 50 orang peserta yang mewakili semua OPD KB tingkat kabupaten kota se-Provinsi Jambi.
"Kegiatan ini sekaligus memberikan evaluasi bagi kabupaten/kota terkait dengan pelaksanaan kegiatan-kegiatan apakah sudah sesuai dengan Juknis yang ada atau belum guna pengoptimalan pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik (BOKB) di tahun 2024," tuturnya. (Tna)
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!
Wacana Perbaikan Jalan Padang Lamo Terus Dikawal, Terbaru PUTR Jambi Kembali Bahas Bersama BPJN
Tim Kuasa Hukum Bantah Rumor Pembatalan 105 SHM di Muaro Jambi
Wagub Sani Harap Rakor Staf Ahli Jadi Media Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jambi
Bulog Kanwil Jambi Gelontorkan Puluhan Ton Beras SPHP ke 2 Pasar Tradisional di Kota Jambi
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

