Kebun Dirusak Gajah, Warga Marah Lalu Serang Kantor BKSDA dan FZS Tanjabbar



Selasa, 27 Februari 2024 - 19:27:22 WIB



Ist
Ist

JAMBERITA.COM- Sejumlah warga di Desa Tanah Tumbuh, Desa Muara Danau dan masyarakat kelurahan Lubuk Kambing Kecamatan Renah Mendaluh Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Jambi melakukan aksi penyerangan dan merusak 

Kantor Frankfurt Zoological Society (FZS) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) di Tanjung Jabung Barat.

Informasi yang diterima awak media ini, aksi penyerangan yang dilakukan oleh warga ini, atas laporan yang mereka adukan ke Kantor BKSDA dan FZS namun tidak di indahkan.

Warga sebelumnya telah mengirimkan laporan ke Kantor BKSDA dan FZS terkait adanya sekelompok ekor gajah Sumatera liar (elephas maximus sumatrensis) yang tampak masuk dan merusak perkebunan sawit milik warga setempat.

Akibat kawanan gajah liar itu masuk, sejumlah kawasan kebun sawit milik warga tersebut, rusak parah.

Warga berharap ada upaya dari pihak terkiat seperti BKSDA Jambi untuk mengusir kawanan gajah liar tersebut keluar dan kembali masuk ke dalam habitatnya, sehingga tidak lagi masuk dan merusak kebun sawit warga.

Kemudian pada Senin kemarin 26 Februari 2024, sejumlah warga melakukan penyerangan dan merusak kantor BKSDA dan LSM FZS di Tanjabbar.

Aksi yang dilakukan oleh warga itu karena kebun milik mereka banyak yang rusak sehingga masyarakat melakukan aksi spontanitas dengan melakukan pengerusakan kantor BKSDA dan 1 Unit mobil Dinas Kehutanan jenis Mitsubishi Nopol B 9439 BX dan satu unit sepeda motor Dinas Kehutanan merk Kawasaki KLX .

Namun Atas kasus itu pihak kepolisian sedang menanggani kasus penyerangan kantor BKSDA di Tanjabbar, dimana sejumlah orang diperiksa. 

Kepolisian Resort Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang terkait dengan penyerangan dan perusakan Kantor BKSDA dan Kantor FZS Indonesia di Kelurahan Lubuk Kambing, Kecamatan Renah Mendalu.

Sementara itu Kapolres Tanjabbar AKBP Agung Basuki membenarkan terkait adanya dugaan penyerangan oleh masyarakat ke kantor BSKDA di Kecamatan Renah Mendalu, Tanjabbar.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun tim Polsek Merlung dan Tim Polres Tanjabbar yang berada dilokasi saat ini jika gajah yang masuk keperkebunan warga merupakan kawanan gajah liar.

Masih dari informasi yang beredar penyerangan diduga karena lambat nya atau kurang responnya penanganan mengenai gajah liar yang dilakukan BKSDA dan LSM FZS sehingga kebun milik masyarakat banyak yang rusak sehingga masyarakat melakukan aksi spontanitas dengan melakukan pengerusakan kantor BKSDA dan 1 Unit mobil Dinas Kehutanan jenis Mitsubishi Nopol B 9439 BX dan 1 unit sepeda motor Dinas Kehutanan merk Kawasaki KLX .

Sementara itu, menurut warga setempat pak ekot saat dihubungi awak media ini mengatakan, aksi yang dilakukan warga ini sebab mereka kesal dengan pihak terkait yang tidak ada tindakan, sehingga aksi penyerangan dan pengrusakan itu tidak bisa dihindari.

"Banyak kebun warga yang rusak serta umbut sawit mudanya dimakan kawanan gajah liar itu dan kini warga sudah merasa resah serta mengalami kerugian akibat ulah satwa berbadan besar itu," kata Eko warga setempat, Selasa 27 Februari 2024. (Tna)





Artikel Rekomendasi