Satu Keluarga Asal Sumbar Ditemukan Tewas Didalam Mobil, Begini Kata Polisi



Minggu, 14 April 2024 - 18:30:46 WIB



JAMBERITA.COM - Satu keluarga yang terdiri dari tiga orang laki-laki dan satu orang perempuan ditemukan tewas di dalam mobilnya. Tewasnya satu keluarga ini diduga menghirup racun AC mobil.

Diketahui satu keluarga tersebut berasal dari Kabupaten Solok, Sumatera Barat yang hendak melakukan perjalanan lebaran ke rumah saudaranya di Kabupaten Bungo, Jambi.

Namun perjalanan mereka tidak berjalan mulus, ketika dipertengahan jalan mobil yang mereka kendarai terjebak di jalanan berlumpur yang menyebabkan mereka susah bergerak. Hingga ada dugaan mereka tewas akibat menghirup racun AC mobil.

Sementara itu, Kapolres Bungo AKBP Singgih Hermawan mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Desa Limbur, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Jumat 12 April 2024 sekira pukul 21.30 WIB.

"Benar, penemuan 4 mayat, berjenis kelamin 3 laki-laki dan 1 perempuan di dalam mobil Xenia di jalan Dusun Limbur Baru (Sp5) Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo," katanya.

Empat orang korban itu terdiri dari suami istri dan dua orang anaknya. Di antaranya, Masrial (54), Nuryanti Lisma (53), Vanggi (15), dan Fattan Azizait (9).

Singgih menerangkan satu keluarga itu berangkat dari Alahan Panjang, Sumatera Barat, sekira pukul 13.00 WIB. Mereka rencananya akan silahturahmi lebaran menemui saudaranya di kawasan PT SMA, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

Pada pukul 18.00 WIB, korban sempat memberi tahu kepada saudaranya bahwa mobil yang mereka kendarai terperosok di jalanan berlumpur.

"Kemudian adik ipar korban Wadi Sepentri pergi menyusul korban dan ditemui mobil korban terpuruk di lubang dalam keadaan mesin masih hidup, lobang knalpot mobil terendam air dan kaca depan mobil dalam keadaan tertutup dan kaca belakang mobil terbuka sekitar 5 cm," jelasnya.

Melihat hal itu, adik korban sempat memanggil korban namun tidak ada jawaban. Dan ia mencoba mengintip dan menggedor kaca mobil namun tak ada jawaban.

"Adik ipar korban langsung membuka pintu sebelah kiri belakang dan melihat korban sudah tidak bergerak," ungkapnya.

Lalu kata Singgih, adik korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Limbur Lubuk Mengkuang. Empat orang langsung dievakuasi dan dibawa ke RS H Hanafie Muara Bungo.

Singgih mengatakan dugaan sementara satu keluarga itu meninggal akibat terhirup gas beracun dari saluran AC yang tersumbat.

"Dugaan sementara korban terhirup gas beracun didalam mobil tersebut akibat dari saluran AC yg tersumbat atau bocor," sebutnya.

Ia juga memastikan bahwa keluarga korban menolak jenazah untuk diautopsi. Ditandai dengan adanya surat pernyataan menolak autopsi dari pihak korban. 

"Pihak korban menolak untuk autopsi dan menerima musibah tersebut," pungkasnya. (Tna)





Artikel Rekomendasi