JAMBERITA.COM - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK, Hj. Fadillah Sadat, mempromosikan berbagai potensi sumber daya alam (SDA) Tanjab Barat pada Otonomi Expo 2024 di Jakarta. Acara ini diharapkan dapat menarik minat para investor untuk berinvestasi di wilayah tersebut.
"Hari ini, kami telah menampilkan hasil perkebunan dan perikanan dengan harapan dapat menarik minat para investor terhadap potensi yang luar biasa yang kami miliki," ujar Bupati
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Anwar Sadat dalam wawancaranya saat meninjau Stand Pemkab Tanjab Barat pada acara Otonomi Expo dan APKASI Procurement Network 2024, yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/24).
Bupati juga mengatakan Pemda Tanjab Barat hari ini telah menampilkan hasil kekayaan alam yang ada di Kab. Tanjung Jabung Barat beberapanya yaitu, produksi turunan kelapa dalam, pinang, serta hasil laut lainnya.
Acara ini merupakan rangkaian dari Rapat Kerja Nasional XVI Apkasi Tahun 2024, Apkasi Otonomi Expo 2024, dan Apkasi Procurement Network 2024, yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah daerah dan sektor swasta.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Labuhanbatu Selatan, H. Edimin, juga menyempatkan diri mengunjungi stand Pemkab Tanjung Jabung Barat.
Turut hadir mendampingi Bupati Anwar Sadat saat peninjauan tersebut adalah Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Tanjung Jabung Barat. (fir)
Danrem 042/Gapu : 1.776.56 HA Luasan Karhutla di Jambi, Hospot Melonjak Agustus hingga 3.156 Titik
Gubernur Al Haris di Rakor Penanganan Karhutla Jambi : Udara Kita Sudah Mulai Tidak Sehat
Kemenhaj Rekrutmen PPIH Kloter Kesehatan, 42 Dokter dan Perawat Ikuti Ujian CAT
DPRD Tanjabbar Gelar Rapat Paripurna Rancangan Perubahan KUA - PPAS
Pemkab Tanjabbar Gelar Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1446 H
Gubernur Al Haris di Rakor Penanganan Karhutla Jambi : Udara Kita Sudah Mulai Tidak Sehat


