JAMBERITA.COM- Pengetahuan dan keterampilan tentang pengelolaan keuangan keluarga sangat penting dimiliki oleh para ibu atau calon ibu rumah tangga.
Pengelolaan keuangan keluarga yang baik sangat penting untuk menciptakan stabilitas finansial dan kesejahteraan bersama dalam rumah tangga.
Peran Ibu sangat penting dalam mengelola keuangan dengan baik. Selain itu, Ibu juga dapat memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk menghasilkan tambahan penghasilan bagi keluarga.
Sebagian besar Ibu-Ibu menginginkan mengembangkan usaha dari basis keterampilan tanpa meninggalkan rumah.
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Pascasarjana Universitas Jambi yang terdiri dari Prof. Dr. Sri Rahayu, Dr. Rainiyati, Dr. Hamzah, Dr. Yudi dan Dr. Wiwik Tiswiyanti mengadakan pelatihan tentang strategi pengelolaan keuangan keluarga dan memfasilitasi pelatihan menjahit bagi para ibu dan remaja putri.
Pelatihan menjahit yang diberikan spesifik kepada keterampilan menjahit pakaian traidisional wanita masyarakat Tabir yaitu baju kurung. Pelatihan menjahit dilakukan mulai dari Bulan Agustus sampai dengan September 2024, dengan instruktur juga berasal dari anggota kelompok usaha wanita yang menjadi mitra kegiatan PkM.
Selain itu, bagi para Ibu yang telah memiliki menjalankan usaha, Tim PkM juga bekerjasama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Merangin melakukan pembinaan terhadap para pelaku industri kecil. Fokus pembinaan kepada strategi mengembangkan usaha.
Kegiatan PkM ini disambut baik oleh Dadang Hikmatullah, S.Pd, MM selaku Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Merangin.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Merangin Dadang Hikmatullah pada penandatangan Perjanjian Kerjasama antara Dinas dan tim kegiatan menyatakan bahwa pembinaan terhadap IKM dan UMKM sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin yang diamanahkan ke Dinas kami.
"Kegiatan kampus seperti ini sangat kami sambut baik, saat ini fokus kami memang lebih banyak membina dan mengembangkan produk-produk lokal seperti Kopi Jangkat, aneka batik daerah Merangin, berbagai kerajinan tangan khas masyarakat Merangin," katanya memberikan apresiasi.
Ia berharap tujuan dari pembinaan yang dilakukan bukan hanya penguatan ekonomi masyarakat tetapi juga menjaga budaya dan kearifan lokal masyarakat Merangin. Hal ini sejalan dengan kegiatan yang akan dilakukan oleh Tim PkM Unja.
Kegiatan pembinaan bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Merangin dilakukan di Keluarahan Dusun Baru Kecamatan Tabir pada tanggal 8 Agustus 2024. Kepala Bidang Perindustrian, Ibu Eza yang menjadi narasumber dalam kegiatan pembinaan ini.
Ia menyajikan materi tentang Strategi IKM wanita bisa berkembang. Beliau juga berjanji akan membantu dan mendampingi para Ibu-Ibu mitra kegiatan PkM ini untuk bisa terus mengembangkan usaha. Bahkan beliau memberikan kesempatan kepada para peserta untuk bukan hanya mengembangkan keterampilan dan usaha menjahit saja tetapi ada banyak peluang usaha lain yang bisa dijalankan para Ibu tanpa meninggalkan rumah.
Salah satunya yaitu usaha membatik motif tradisional daerah Tabir. Beliau menyampaikan “saya yakin, selain baju kurung yang memang sudah terkenal dan terus dilestarikan pada keseharian dan acara adat masyarakat Tabir. Perlu juga diangkat lagi motif-motif batik dari kearifan lokal Tabir”.
Tim kegiatan PkM menyatakan kegiatan pembinaan bersama ini berjalan sangat lancar. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini terbukti dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan pada proses diskusi. Kegiatan pelatihan menjahit juga akan terus dilanjutkan sampai dengan bulan September.
Prof. Sri Rahayu selaku Ketua Tim menjelaskan kegiatan PkM merupakan bagian dari tugas tri dharma yang harus dilaksanakan oleh perguruan tinggi.
" Kegiatan PkM merupakan implementasi dari hasil-hasil riset dan pengembangan kegiatan PkM yang sebelumnya pernah dilakukan oleh Tim," katanya.
Harapan kami tentu saja, dari kegiatan ini akan bertambah pengetahuan dan keterampilan ibu dan para calon ibu anggota mitra kami untuk mengelola keuangan keluarga dan mengembangkan usahanya”.
Peserta juga berharap kegiatan seperti ini terus dapat dilaksanakan dikemudian hari. Peserta berharap selain keterampilan menjahit dan pengelolaan keuangan keluarga, peserta juga sangat membutuhkan keterampilan mengembangkan usaha dengan memanfaatkan teknologi informasi. (*/adm)
Jelang Pilkada, Bawaslu Bangun Sinegritas dengan Kejati Jambi
BPJS Kesehatan Jambi Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi, Ini yang Disampaikan Ketua KI
Satu Hati Melaju untuk Indonesia Maju, Komunitas Motor Honda Jambi Ramaikan Convoy Merdeka
Holopis Kuntul Baris, SAH Optimis Indonesia Berjaya di Era Presiden Prabowo Subianto
Rayakan HUT ke – 79 RI, SKK Migas Sumbagsel Laksanakan Upacara di 3 Titik Lokasi KKKS
Aktivitas Seru Ribuan Bikers Honda PCX Sambut Hari Kemerdekaan di Seluruh Indonesia
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

