JAMBERITA.COM- Kesal dengan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muaro Jambi yang buruk, salah seorang warga mengusulkan wilayah Desa Mendalo Darat dimasukkan menjadi wilayah Kota Jambi.
Kepada Jamberita.com, warga RT 28 Perumahan Kembar Lestari Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota Jambi, Muaro Jambi, Muhamad Usman mengaku geram dengan layanan PDAM Tirta Muaro Jambi.
"Sudah tiga minggu ini air PDAM di lorong saya mati total, sama sekali tidak mengalir," kata Muhamad Usman kepada Jamberita.com, Rabu (19/11/2025).
Menurut Muhamad Usman, PDAM Tirta Muaro Jambi menyengsarakan warga RT 28 dan sekitarnya.
"Tidak hanya di RT 28, di RT 33 juga mengalami hal serupa. Di RT 33 Perumahan Puri Arza yang posisi rumahnya agak tinggi juga tidak mendapat aliran air PDAM," terang Usman.
Akibat layanan air PDAM macet, warga mengalami kesulitan. "Warga kesulitan memperoleh air bersih, jadi susah mau masak, nyuci, dan mandi. Ada yang mencuci terpaksa ke laundry, ada yang numpang mandi di rumah kerabat keluarga atau ke kantor, pembelian air isi ulang lebih banyak," terangnya.
Yang memiliki sumur bor sebetulnya masih bisa memperoleh air bersih. Namun, warga pemilik sumur bor harus mengeluarkan uang lebih banyak.
"Karena harus sering menghidupkan mesin air, token cepat habis. Warga harus sering membeli token dengan jumlah yang lebih besar,' ungkap Usman.
Anehnya, tambah Usman, meski air PDAM Tirta Muaro Jambi mati, tagihan bulanan yang muncul tetap tinggi.
"Bulan-bulan lalu memang air terkadang hidup di malam hari, tapi jarang. Anehnya, tagihan yang harus saya bayar bulan ini masih Rp 60 ribu lebih," jelasnya.
Menurut dia, persoalan layanan air PDAM Tirta Muaro Jambi sudah berulang terjadi dua tahun terakhir, namun hingga kini tidak ada solusi permanen. Untuk itu, Usman mengusulkan agar Desa Mendalo Darat dimasukkan saja ke wilayah Kota Jambi.
"Tujuannya agar kami bisa mendapatkan layanan air bersih dari PDAM Tirta Mayang Kota Jambi. Di seberang sungai yang masuk wilayah Kota Jambi layanan air PDAM hidup terus, jarang bermasalah," terangnya.
Plt Direktur PDAM Muaro Jambi Zulkifli tak menapik bahwa adanya gangguan dalam distribusi air bersih ke pelanggan. "Debit air batang hari surut sehingga produksi kt berkurang, jadi kami melakukan upaya hidup bergantian," jelasnya.
Ia pun kembali menginggatkan dengan menunjukkan selembaran pengumuman yang telah disampaikan, dengan menginformasikan wilayah akan terdampak.(*)
Hari Kesaktian Pancasila, SAH Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila
Universitas Baiturrahim Tebar Keberkahan: 6 Hewan Kurban Jadi Simbol Kepedulian di Iduladha 1447 H
Kekeluargaan & Keteladanan : Saat Prof Helmi Maknai Nilai Kurban dalam Kehidupan Sehari-hari
Semarak HUT ke-66, Danrem 042/Gapu Buka Festival Band Pelajar se-Kota Jambi
Polda Jambi Gelar Penandatanganan Fakta Integritas Penerimaan Bintara Brimob
Siapkan Akreditasi Unggul, FKIP UNJA Gelar Workshop Penjaminan Mutu



