Pesan Rektor UBR Jambi Kepada Ratusan Mahasiswa KKN Tematik : Pentingnya Jaga Adat Istiadat



Selasa, 20 Januari 2026 - 19:38:29 WIB



Foto : Mahasiswa Fakultas Kesehatan UBR Jambi/Jmb.
Foto : Mahasiswa Fakultas Kesehatan UBR Jambi/Jmb.

JAMBERITA.COM - Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi resmi melepas 202 mahasiswa Fakultas Kesehatan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik tahun 2026. Dalam pelaksanaan yang tersebar di 12 desa di Kecamatan Kumpe Ulu ini, Rektor UBR Jambi, Dr. Filius Chandra, SE, MM, menitipkan pesan krusial terkait etika dan penghormatan terhadap kearifan lokal.

Pesan tersebut disampaikan melalui Ketua KKN Tematik 2026, Bdn. Sri Maharani, S.SiT, M.Keb. Beliau menekankan bahwa kecerdasan akademik harus dibarengi dengan kecerdasan sosial dan penghormatan terhadap norma yang berlaku di masyarakat.

Mengingat wilayah Jambi yang masih memegang teguh akar budaya Melayu, para mahasiswa diingatkan untuk tidak sekadar menjalankan program kerja kesehatan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

"Kita di Jambi ini adat istiadatnya masih sangat kental, khususnya budaya Melayu. Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar selalu menjaga etika dan menghormati adat istiadat yang ada di sana. Penting bagi mereka untuk mengenali dulu apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan di desa tersebut," ujar Sri Maharani menyampaikan amanat Rektor, Selasa (20/1/2026).

Selain aspek budaya, Rektor juga menginstruksikan agar seluruh aktivitas mahasiswa di lapangan selalu dikoordinasikan dengan otoritas setempat. Hal ini bertujuan agar program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan warga dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.

Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain, wajib lapor. Setiap kegiatan harus diketahui dan atas izin Kepala Desa (Kades) setempat. Sinergi Tenaga Kesehatan: Sebagai mahasiswa kesehatan, koordinasi dengan Bidan Desa sangatlah vital dalam menjalankan program kerja di lapangan.

Filosofi Adaptasi : Mahasiswa diminta menerapkan prinsip "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung".

Penempatan di 12 desa di Kecamatan Kumpe Ulu ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kesehatan mereka sekaligus belajar menjadi bagian dari masyarakat yang santun.

Dengan menjaga perilaku dan menghormati pemimpin desa serta bidan desa, diharapkan kehadiran mahasiswa UBR Jambi dapat diterima dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan warga di Kumpe Ulu tanpa mencederai nilai-nilai lokal yang sudah ada.(afm)





Artikel Rekomendasi