JAMBERITA.COM - Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, Universitas Jambi (UNJA) melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) resmi melepas bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Rabu (21/1/2026).
Pelepasan bantuan yang berlangsung di halaman Gedung UNIFAC UNJA ini disaksikan langsung oleh Rektor UNJA, Prof Helmi, bersama jajaran pimpinan universitas dan pengurus DWP UNJA. Aksi ini menegaskan komitmen UNJA untuk tidak hanya unggul dalam akademisi, tetapi juga responsif terhadap krisis sosial.
Menyadari bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan yang tidak boleh terhenti meski di tengah bencana, UNJA memfokuskan bantuan pada kebutuhan siswa dan sekolah. Rektor Helmi mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak Universitas Samudra di Aceh untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang terdampak bencana. Kebutuhan yang disampaikan telah kami upayakan untuk dipenuhi agar proses belajar mereka tidak terhambat," ujar Rektor Prof Helmi.
Bantuan yang dihimpun dari donasi seluruh unit kerja dan organisasi mahasiswa di lingkungan UNJA ini mencakup kebutuhan esensial bagi para pelajar, antara lain: ?Perlengkapan Belajar: 172 meja lipat, 175 tas sekolah, dan 175 seragam sekolah. Alat Tulis: 175 paket buku tulis, pulpen, pensil, pensil warna, buku gambar, serta spidol dan Sarana Rohani sebanyak 32 Al-Qur’an. Selanjutnya bantuan dana untuk mendukung operasional pemulihan di lokasi bencana.
“Semoga seluruh sivitas akademika, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, selalu menumbuhkan kepedulian dan solidaritas. Bantuan ini kami salurkan melalui jalur darat, dan kepada tim yang berangkat kami doakan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan hingga tiba di lokasi tujuan,” tambah Rektor.
Ketua DWP UNJA, Ny. Ocy Nikhita Helmi, bersama tim DWP menjadi motor penggerak dalam penghimpunan donasi ini. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh sivitas akademika baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa untuk terus memupuk jiwa solidaritas.
Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur darat menuju titik-titik lokasi bencana. Hingga saat ini, UNJA masih membuka pintu donasi bagi sivitas akademika yang ingin terus berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini. Melalui aksi ini, UNJA membuktikan bahwa dunia pendidikan harus memiliki resonansi kemanusiaan yang kuat, memastikan bahwa harapan anak-anak di wilayah terdampak banjir untuk terus belajar tetap menyala.(afm)
Mahasiswa UNJA Kenalkan 'Hutan Ajaib di Tepi Laut' ke Siswa SMP: Edukasi Pelestarian Mangrove Sejak
Respon Rektor UNJA Prof Helmi, Tindaklanjuti Intruksi Pusat Terkait Efesinsi Anggaran
Keren, Atlet Angkat Besi Jambi Boyong 3 Emas Sekaligus di Kejurnas Jabar
Pemerintah Prioritaskan Rehabilitasi Hunian Nakes dan Warga Pascabencana Sumatra
Program MBG Perkuat SDM dan Ketahanan Bangsa di Tengah Ketidakpastian Global
Presiden Prabowo Prioritaskan Revitalisasi Sekolah, Fokus 3T dan Sarpras Kritis


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



