JAMBERITA.COM - Bagaimana cara menjelaskan bahaya stunting kepada anak-anak usia dini tanpa membuat mereka bosan? Mahasiswa KKN Posko 9 Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi punya jawabannya!
Pada Senin (26/01/2026), suasana di PAUD dan TK Desa Arang-Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, mendadak riuh rendah dengan tawa anak-anak. Bukan tanpa alasan, para mahasiswa KKN hadir membawa misi penting: Mencegah Stunting sejak dini dengan cara yang sangat menyenangkan.
Alih-alih memberikan ceramah yang berat, tim Posko 9 menggunakan metode bermain sambil belajar. Anak-anak diajak mengenal jenis sayuran, buah-buahan, dan sumber protein melalui Permainan Edukatif untuk mengenal warna dan bentuk makanan sehat, dengan praktik langsung cara mencuci tangan yang benar agar kuman tidak hinggap di makanan.
Selanjutnya makan yang sehat dalam mengenalkan "Isi Piringku" yang penuh nutrisi agar badan tumbuh tinggi dan kuat. “Kami ingin anak-anak merasa bahwa makan sayur dan hidup bersih itu seru, seperti menjadi pahlawan yang sedang menjaga kekuatannya,” ujar salah satu mahasiswa pelaksana.
Mahasiswa KKN UBR menyadari bahwa mencegah stunting tidak bisa dilakukan oleh anak sendirian. Oleh karena itu, para guru dan orang tua yang hadir juga dibekali pemahaman mendalam mengenai pentingnya memantau tumbuh kembang anak secara berkala agar tidak terjadi keterlambatan pertumbuhan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Dwi Yunita Rahmadani, M.Kep, yang turut mendampingi kegiatan ini menegaskan bahwa masa emas anak ada di tangan kita sekarang. “Edukasi di tingkat PAUD dan TK adalah langkah strategis. Ini adalah fondasi. Jika pondasinya sehat, generasi Desa Arang-Arang ke depan akan cerdas dan bebas stunting,” ungkapnya.
Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka berebut menjawab pertanyaan seputar makanan bergizi. Harapannya, kesadaran yang dibangun sejak bangku PAUD ini akan terbawa hingga mereka dewasa, menciptakan lingkungan Desa Arang-Arang yang lebih peduli kesehatan.
Dengan semangat pengabdian, Mahasiswa KKN UBR Jambi membuktikan bahwa edukasi kesehatan bisa disampaikan dengan penuh kasih sayang dan kegembiraan, demi masa depan anak bangsa yang lebih cerah.(afm)
Solidaritas dari Jambi: Doa Bersama untuk Lima Jurnalis & Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda
Anggaran BPBD Melonjak 53% di APBD Perubahan, IW Minta Kejelasan Output dan Manfaat
Realisasi APBD Jambi 2026 Masih Rendah, IW Wanti-wanti OPD Jangan Menumpuk di Triwulan IV
Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa KKN UBR Jambi Gelar Aksi 'GENTA SARI' di Desa Sumber Jaya
Dorong Kesadaran Keselamatan Olahraga, Mahasiswa KKN-T Fisioterapi UBR Gelar Edukasi 'GERAK CERDAS'
Jaga 'Mutiara' dalam Kandungan: KKN UBR Posko 13 Beri Tips Anti-Kurang Gizi bagi Bumil Desa Ramin
Solidaritas dari Jambi: Doa Bersama untuk Lima Jurnalis & Tiga Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda



