JAMBERITA.COM - Di tengah gempuran teknologi, ternyata masih banyak pelaku UMKM yang kebingungan memanfaatkan internet untuk memperluas pasar. Melihat fenomena ini, salah satu dosen S1 Manajemen Universitas Batanghari (UBR) Jambi, M. Arjun, S.M., M.M., CFP., CPM (ASIA), langsung turun gunung untuk menggenjot kapasitas pelaku usaha lokal agar bisa naik kelas dan bersaing di kancah nasional!
Melalui aksi nyata Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), ia menggelar workshop bertajuk "Digital Marketing Berbasis Website pada UMKM Binaan BIGSHOP Indonesia dalam Mendukung SDGs 17: Kemitraan Berkelanjutan".
Lantas, strategi apa yang dibawa untuk mengubah nasib para pelaku usaha ini?
Berdasarkan hasil observasi awal, mayoritas UMKM binaan BIGSHOP Indonesia ternyata masih menghadapi masalah klasik yang sering bikin usaha sulit berkembang. Produk yang mereka hasilkan sebenarnya berkualitas tinggi, namun penjualannya mandek karena keterbatasan penguasaan teknologi.
Banyak dari mereka yang belum optimal menggunakan media sosial, bahkan belum memiliki website resmi sebagai media promosi yang terintegrasi. Akibatnya, potensi pasar yang sangat besar terbuang sia-sia begitu saja.
Melihat keresahan tersebut, M. Arjun tidak tinggal diam. Workshop ini dirancang bukan sekadar teori membosankan di dalam kelas, melainkan pelatihan praktis yang langsung menyasar akar masalah.
Menggunakan pendekatan yang partisipatif dan aplikatif, para pelaku UMKM dituntun langsung dari nol. Mereka tidak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi langsung praktik di tempat!
Beberapa poin penting yang diajarkan dalam workshop ini meliputiZ Strategi Jitu Media Sosial salah satu cara memanfaatkannya sebagai pancingan pertama menarik pelanggan.
Kemudian, Pembuatan & Pengelolaan Website untuk membangun "toko digital" resmi yang profesional sebagai pusat transaksi.
Branding & Konten Kreatif, sebuah rumus menyusun konten visual dan teks yang menarik minat pembeli dan Integrasi Platform dalam menghubungkan website dengan ekosistem digital lainnya agar promosi berjalan otomatis.
"Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, UMKM binaan mampu mengoptimalkan penggunaan website dan media digital sebagai sarana pemasaran yang efektif dan berkelanjutan," ungkap M. Arjun.
Bukan sekadar pelatihan biasa, gerakan yang diinisiasi oleh dosen UBR Jambi ini merupakan bagian dari misi global SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui workshop ini, tercipta sinergi dan kemitraan yang kuat antara civitas akademika, pelaku UMKM, platform digital seperti BIGSHOP Indonesia, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, UMKM Jambi diharapkan tidak lagi dipandang sebelah mata. Lewat kepemilikan website mandiri dan strategi pemasaran digital yang matang, produk lokal Jambi kini siap mendobrak pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi daerah di era digital.(afm)
Ketua Gerindra Jambi SAH Sebut Prabowo Pantas Dijuluki Bapak Haji Indonesia
Gak Mau UMKM Jambi Jalan di Tempat, Dosen UBR Ini Turun Tangan Sulap Usaha Lokal Jadi Go Digital!
Kuliah Belum Kelar, 3 Mahasiswa FST UNJA Sudah Dijamin Kerja di Perusahaan Raksasa! Kok Bisa?
Pendaftar Naik Signifikan, UNJA Gelar Ujian CBT Masuk Magister dan Doktor Gelombang I
Kaprodi Psikologi UBR Jambi Beri Pembekalan Mental dan Etika ke DWP Dinkes Provinsi
Wisuda ke-123 UNJA: Lepas 1.057 Lulusan, 19 Prodi Kini Berakreditasi Internasional
Lepas JCH Kloter Terakhir BTH 25, Gubernur Al Haris:Semoga Layanan Haji Makin Baik, Jamaah Makin Pua



