SAH Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Optimistis BGN Makin Perkuat Sinergi dengan Petani



Rabu, 22 Juli 2026 - 16:23:45 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), yang dikenal luas sebagai Bapak Beasiswa Jambi, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Sudaryono dilantik menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Menurut SAH, penunjukan Sudaryono merupakan langkah strategis karena memiliki pengalaman yang kuat di sektor pertanian. Sebagai mantan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dinilai memahami secara menyeluruh rantai pasok pangan nasional, mulai dari produksi hingga distribusi, sehingga diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga beliau dapat menjalankan tugas dengan baik, memperkuat program Makan Bergizi Gratis, serta membangun kolaborasi yang semakin erat dengan para petani Indonesia," ujar SAH.

Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi itu menilai keberhasilan BGN tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan petani sebagai penyedia utama bahan pangan.

"Program MBG akan semakin kuat apabila bahan bakunya diserap dari hasil produksi petani lokal. Ini akan menciptakan efek berganda, di mana kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi sekaligus meningkatkan pendapatan petani dan menggerakkan ekonomi pedesaan," katanya.

SAH berharap di bawah kepemimpinan Sudaryono, BGN dapat memperluas kemitraan dengan HKTI, koperasi, kelompok tani, UMKM pangan, dan pelaku usaha pertanian di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Jambi. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar program pemerintah benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Petani harus menjadi bagian utama dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, dan memperkuat ekonomi kerakyatan dapat berjalan secara beriringan," tutupnya.(*)





Artikel Rekomendasi