SAH Minta Kader Gerindra Jambi Pasang Badan Bela Pemerintahan Prabowo



Senin, 21 September 2026 - 15:18:45 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) meminta seluruh kader Partai Gerindra di Provinsi Jambi untuk “pasang badan” dalam membela dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pesan tersebut disampaikan SAH setelah memimpin konsolidasi Partai Gerindra Provinsi Jambi yang berlangsung di Grand Hotel Jambi, Minggu (20/9/2026). Konsolidasi dihadiri jajaran pengurus DPD, Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Gerindra kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dari Partai Gerindra.

Menurut SAH, sebagai partai yang menjadi bagian dari pemerintahan nasional, kader Gerindra memiliki tanggung jawab politik dan organisasi untuk memastikan agenda pemerintahan Presiden Prabowo dapat dikawal hingga ke daerah.

“Kalau kita sudah menjadi bagian dari pemerintahan, maka kader jangan hanya berada di belakang. Harus berani pasang badan, membela kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat, sekaligus menjelaskan kepada masyarakat apa yang menjadi tujuan dari setiap program Presiden Prabowo,” tegas SAH.

Ia mengatakan, membela pemerintahan bukan berarti menutup mata terhadap persoalan. Justru kader Gerindra harus mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dengan menyampaikan informasi secara benar, menyerap aspirasi serta memberikan masukan konstruktif terhadap pelaksanaan program pembangunan.

“Pasang badan bukan berarti membela secara membabi buta. Kader harus memahami program pemerintah, mampu menjelaskan kepada masyarakat dan ikut mengawal agar pelaksanaannya tepat sasaran. Kalau ada kekurangan, sampaikan melalui mekanisme organisasi dan pemerintahan dengan cara yang baik,” ujarnya.

SAH menilai konsolidasi partai menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah seluruh jajaran Gerindra Jambi. Soliditas organisasi, disiplin kader dan kesamaan visi disebut menjadi modal penting agar mesin partai mampu bekerja secara efektif dalam mengawal agenda pemerintahan.

Ia juga meminta kader Gerindra yang duduk di legislatif maupun struktur partai untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan kader di tengah masyarakat harus mampu menghadirkan solusi dan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dalam proses pembangunan.

“Gerindra harus hadir dan bekerja. Jangan sampai masyarakat hanya mengenal kader ketika ada momentum politik. Kader harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, mengawal program pemerintah dan memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan rakyat,” katanya.

SAH menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkokoh ideologi, disiplin dan garis perjuangan Partai Gerindra.

“Soliditas adalah kekuatan kita. Ideologi menjadi landasan, organisasi menjadi instrumen dan kerja nyata menjadi bukti perjuangan. Karena itu, mari kita rapatkan barisan, jaga kekompakan dan bersama-sama mengawal pemerintahan Presiden Prabowo untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.(*)





Artikel Rekomendasi