JAMBERITA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Jambi membagikan sebanyak 2.000 masker kepada masyarakat dan mendirikan posko kesehatan darurat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (9/10/2026).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi, dr. Hj. Ike Silviana, MKM, Sp.PKLP, FISQua menyampaikan pembagian masker dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di lima titik strategis di Kota Jambi.
"Kelima lokasi tersebut yakni Simpang Bank Indonesia, Kecamatan Telanaipura; Simpang Mayang, Kecamatan Kota Baru; Simpang Pulai, Kecamatan Danau Sipin; Simpang Museum Jambi, Kecamatan Telanaipura; serta Simpang Kota Baru, Kecamatan Kota Baru," ungkapnya, Jumat.
Pembagian masker ini merupakan langkah tanggap darurat kesehatan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, serta iritasi saluran pernapasan.
"Perlindungan juga menjadi perhatian bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, serta masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan," tegasnya.
Selain membagikan masker, Pemprov Jambi melalui Dinkes, RSUD Mattaher, BPBD, dan Bank 9 Jambi turut menyiapkan posko kesehatan darurat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kabut asap.
"Posko tersebut berlokasi di halaman Bank 9 Jambi Telanaipura dan halaman Bank 9 Jambi di kawasan Sutomo Pasar," ujarnya.
Adapun layanan yang disediakan meliputi pembagian masker gratis, bantuan oksigen atau terapi oksigen darurat bagi pasien dengan gangguan pernapasan sesuai kebutuhan medis, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Posko juga memberikan penanganan awal terhadap keluhan iritasi mata atau konjungtivitis dan ISPA yang berkaitan dengan paparan asap karhutla.
"Untuk memperkuat penanganan dampak kabut asap, Pemprov Jambi juga menyiagakan puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, serta kabupaten/kota lain yang terdampak," tuturnya.
Masyarakat diimbau menggunakan masker medis atau N95 saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah, menutup ventilasi agar asap tidak mudah masuk, serta mencukupi kebutuhan air putih.
"Masyarakat yang mengalami sesak napas, batuk berat, maupun iritasi mata diimbau segera mendatangi puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan," harapnya.
Langkah pembagian masker dan pembukaan posko kesehatan darurat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap akibat karhutla di Provinsi Jambi.(afm)
Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Jambi Turun ke Jalan Bagikan 2.000 Masker & Buka Posko Kesehatan
BREAKING NEWS : Gubernur Al Haris Lantik 13 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi
Zulva Fadhil Bawa Cerita Pemberdayaan Batang Hari ke Jakarta
Mahasiswa Merah Serukan Aksi di Kantor Gubernur Jambi, Soroti Kinerja DPRD
Alarm Bahaya Udara Jambi Menyala, AQI 644, PM2.5 Nyaris 400 : Malam Ini Tembus Level Berbahaya
BMKG: Musim Hujan di Jambi Akhir Oktober, Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem Pancaroba
Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Jambi Turun ke Jalan Bagikan 2.000 Masker & Buka Posko Kesehatan
