JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) kembali menambah jajaran Guru Besar. Akhmad Habibi, S.Pd.I., M.Pd., Ph.D., resmi meraih jabatan akademik Guru Besar dalam bidang Teknologi Pendidikan pada 12 Oktober 2026 di Auditorium Lantai 1 Gedung UNIFAC UNJA Mendalo. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari kontribusinya dalam memperkuat kapasitas akademik dan jejaring internasional Universitas Jambi.
Prof. Akhmad Habibi menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia menyebut Guru Besar sebagai salah satu jenjang tertinggi dalam karier akademik seorang dosen.
“Terus terang, saya merasa bahagia dan bersyukur telah mencapai salah satu jenjang akademik tertinggi di perguruan tinggi, yaitu Guru Besar. Saya juga bersyukur telah mendapatkan kesempatan untuk menjadi Guru Besar di bidang Teknologi Pendidikan di Universitas Jambi,” ujar Prof. Akhmad Habibi.
Perjalanan akademik Prof. Akhmad Habibi di UNJA dimulai ketika ia bergabung sebagai Pegawai Negeri Sipil di UNJA pada 2010. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di UIN Sultan Thaha Saifuddin pada 2007, kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Sriwijaya dan meraih gelar doktor di University of Malaya, Kuala Lumpur, pada Juli 2021.
Teknologi Pendidikan menjadi bidang utama yang ditekuni Prof. Akhmad Habibi. Selain itu, kepakarannya mencakup kurikulum dan pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan bahasa Inggris, serta penelitian statistik.
“Bidang saya adalah Teknologi Pendidikan, Educational Technology. Bidang ini tentu saya tekuni ketika studi doktoral dan sampai sekarang saya terus belajar bagaimana teknologi pendidikan bisa memberikan kontribusi bagi pendidikan secara umum, khususnya di Universitas Jambi dan juga di Provinsi Jambi,” jelasnya.
Dalam bidang penelitian dan publikasi, Prof. Akhmad Habibi telah menghasilkan sekitar 140 artikel jurnal dengan lebih dari 3.500 sitasi. Ia juga telah menerbitkan lima buku serta terlibat sebagai co-editor dalam publikasi bersama Springer melalui seri Lecture Notes in Educational Technology. Selain itu, ia dipercaya menjadi anggota dewan editor sejumlah jurnal internasional bereputasi.
Produktivitas dan kontribusinya dalam bidang penelitian turut mendapat pengakuan melalui penghargaan sebagai Peneliti Terbaik Universitas Jambi pada 2022, 2023, dan 2025. Ia juga tercatat dalam daftar World’s Top 2% Scientists versi Stanford dan Elsevier BV 2025.
Kiprah akademik internasional Prof. Akhmad Habibi turut diperkuat melalui perannya sebagai Adjunct Professor di Korea University. Selain itu, ia memiliki pengalaman sebagai visiting professor dan fellow professor di sejumlah perguruan tinggi. Ia juga telah menyampaikan lebih dari 55 presentasi keynote dalam berbagai forum akademik internasional.
Jejaring kolaborasi penelitian Prof. Akhmad Habibi mencakup berbagai institusi di Asia dan Eropa, di antaranya Korea University, University of Malaya, Prince Nourah University, University of Malaga, Universidad de Cadiz, Al-Ahliya Amman University, Universiti Brunei Darussalam, Qatar University, Universiti Teknologi MARA, Universitas Terbuka, Jazan University, Beijing Normal University, hingga Uniwersytet Jagiello?ski di Polandia.
Sejumlah penelitian yang dilakukannya juga memperoleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, LPDP Indonesia, serta Qatar National Research Fund (QNRF). Ia juga dipercaya sebagai anggota undangan dewan penelitian QNRF.
Bagi Prof. Akhmad Habibi, menjadi Guru Besar bukanlah akhir dari perjalanan akademik. Ia berkomitmen untuk terus mengajar mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3, sekaligus memperluas kolaborasi penelitian di tingkat nasional maupun internasional.
“Sebisa mungkin, saya akan terus memberikan ilmu dan berbagi pengetahuan kepada para peneliti pemula di UNJA serta kepada mahasiswa, baik mahasiswa program sarjana (S1), magister, maupun doktoral,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya publikasi bagi dosen sebagai sarana untuk membagikan hasil penelitian dan memberikan kontribusi bagi institusi.
“Yang paling penting adalah publikasi, karena publikasi merupakan salah satu cara untuk berbagi pengetahuan dan hasil penelitian yang kita miliki, sekaligus memberikan kontribusi bagi institusi,” jelasnya.
Kepada mahasiswa, Prof. Akhmad Habibi berpesan agar menjalankan kewajiban akademik dengan baik, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, serta mempertimbangkan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3.
Ia berharap UNJA terus berkembang dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.
“Harapannya, tentu UNJA dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik ke depannya, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di balik pencapaian tersebut, Prof. Akhmad Habibi menyampaikan terima kasih kepada keluarga, khususnya istrinya, Asih Jamilah, M.Pd., yang terus mendampingi perjalanan akademiknya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kedua orang tuanya, almarhumah Ibu Maimunah dan Bapak Mukhsin Nurdin, kakaknya, Dr. Muhammad Sofwan, keluarga besar, rekan-rekan sejawat di Universitas Jambi, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama perjalanan akademiknya.
Dengan dikukuhkannya Prof. Akhmad Habibi sebagai Guru Besar bidang Teknologi Pendidikan, ia diharapkan dapat terus memperkuat kapasitas akademik UNJA melalui pendidikan, penelitian, publikasi, kolaborasi internasional, dan pengabdian kepada masyarakat. (Silvi)
Selengkapnya : www.unja.ac.id
33 Tahun Mengabdi di UNJA, Prof. Syamsurizal Raih Puncak Akademik
Kemenag Muaro Jambi Respons Dugaan Kekerasan Terhadap Santri
