Refleksi SAH di Hari Santri 2026, Momentum Meneguhkan Peran Santri dalam Membangun Bangsa



Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:52:52 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M., mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional 2026 kepada seluruh santri, ulama, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar pesantren di Provinsi Jambi dan seluruh Indonesia.

Menurut SAH, Hari Santri bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk mengenang jasa para santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa sekaligus meneguhkan peran generasi muda pesantren dalam menghadapi tantangan zaman.

Ia menilai, santri memiliki posisi penting dalam pembangunan nasional. Selain mendalami ilmu agama, santri juga perlu dibekali ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, dan wawasan kebangsaan agar mampu berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

“Santri adalah bagian penting dari perjalanan bangsa. Mereka memiliki tradisi keilmuan, akhlak, kedisiplinan, dan semangat pengabdian yang menjadi modal berharga untuk membangun Indonesia,” ujar SAH.

Tokoh yang dikenal dekat dengan kalangan pendidikan ini menambahkan, pesantren telah lama menjadi pusat pembentukan karakter, penguatan moral, dan pendidikan masyarakat. Karena itu, keberadaan pesantren perlu terus didukung agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, tantangan masa depan membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat persatuan. Dalam konteks tersebut, santri diharapkan dapat mengambil peran lebih luas, baik di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, kewirausahaan, maupun pengabdian kepada masyarakat.

SAH juga mengajak generasi muda pesantren di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga tradisi keilmuan, serta merawat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Ia menegaskan, semangat kebangsaan yang tumbuh di lingkungan pesantren merupakan modal penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai agama dan cinta tanah air, menurutnya, dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab.

“Jadikan Hari Santri sebagai penyemangat untuk terus belajar, berkarya, dan mengabdi. Santri harus percaya diri mengambil bagian dalam kemajuan bangsa, sekaligus tetap menjaga akhlak, tradisi keilmuan, dan semangat persaudaraan,” katanya.

SAH berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 dapat memperkuat sinergi antara pesantren, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Provinsi Jambi.

“Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semoga para santri terus menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.(*)





Artikel Rekomendasi