Untuk Makan Dan Menyekolahkan Anak Dengan Hasil Sampah



Rabu, 18 Juli 2018 - 14:59:58 WIB



SALATIGA - Sampah merupakan barang kotoran yang menjengkelkan, bau busuk dan tumpukan menggangu pandangan mata. Tidak bagi bapak Suyanto(45) warga dusun Karangdawung desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang. Bapak Suyanto (45) yang sehari hari sebagai pemulung dan pengepul tidak merasa risi/jijik dengan apa yang di lakukannya. “Rejeki yang aku hasilkan cuman dari sampah dan apa yang saya makan tiap hari, menyekolakan anak dan juga untuk kebutuhan sehari-hari ya dari sampah pak,"ujarnya kepada Serka Samet sambil menaikan sampah ke mobil.

Serka Slamet satgas TMMD Reguler ke-102 Kodim 0714/Salatiga yang saat itu berada di rumah Suyanto ikut membantu menaikan barang sampah berupa kardus, botol minuman dan plastik-plastik lain. Dalam hal ini pula Serka Slamet memberikan motivasi, semangat untuk tidak merasa rendah diri dan malu dengan apa yang di kerjakan.

Hidup adalah pilihan pak, justru bapak bergelud dalam kerjaan/usaha seperti ini merupakaan pekerjaan mulia, kenapa? Sebab sampah-sampah ini jika tidak di kelola dengan baik akan mengakibatkan pencemaran polusi udara, banjir serta plastik dan botol yang berserakan tidak bisa terurai dengan baik membuat kotor lingkungan. Dengan demikian bapak harus bangga bisa berupaya untuk menjaga lingkungan, karena hal seperti ini sangat di butuhkan kepedulian yang sangat tinggi. Bahkan ini menjadi sumber dan ladang rejeki bagi keluarga bapak,"ungkap satgas TMMD dengan semangat.(*)

 

Dilaporkan: Imam Chanafi



Artikel Rekomendasi