SALATIGA - Sebuah desa di kabupaten Semarang Jawa Tengah yakni desa Bonomerto kecamatan Suruh mendapat perhatian khusus untuk pembangunan jalan Desa yang menghubungkan 2 (dua) dusun, yaitu dusun Gedong dan dusun Krajan yang lokasinya berada di area pesawahan dan masih berupa tanah. Desa Bonomerto tersebut merupakan salah satu desa yang masih terlihat asri dengan penduduk rata-rata sebagai petani.
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 Kodim 0714/Salatiga yang saat ini melaksanakan tugas di desa Bonomerto meliputi sasaran fisik dan non fisik dengan alokasi pengecoran jalan sepanjang 1.900 meter, membutuhkan kekuatan dan semangat TNI beserta warga untuk menyelesaikannya sesuai waktu yang sudah ditentukan (tepat waktu).
Sebagai Kepala Desa bapak Nurmanto menjelaskan area pengecoran jalan ini membutuhkan tenaga extra sehubungan dengan jalan yang masih labil berada ditengah sawah serta dalam penyaluran dropping material sedikit terkendala, untuk itu butuh partisipasi warga dan kesadaranya untuk selalu bergotong royong bersama dengan bapak-bapak TNI.
Selama ini akses untuk mengangkut hasil panen sulit untuk di lalui apalagi kalo musim penghujan datang. Semoga dengan pembangunan ini nantinya akan membawa dampak yang positif bagi warga masyarakat disini. Saya dan warga desa sangat berimakasih kepada pemerintah kabupaten dan Kodim 0714/Salatiga atas terselengaranya program TMMD Reguler ke-102 di desa Bonomerto. "Diharapkan dengan program ini bisa memberikan nilai positif serta untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, untuk selalu bahu membahu serta bergotong-royong mewujudkan impian yang mereka tunggu-tunggu serta dapat menjalin persatuan dan kesatuan,” ungkap Danramil 08/Suruh Kapten Inf Tarimo.(*)
Dilaporkan: Imam Chanafi


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



