JAMBERITA.COM– Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi, A.R. Sutan Adil Hendra (SAH), menegaskan pentingnya penguatan sektor pertanian sebagai fondasi utama dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikannya dalam persiapan rangkaian pelantikan DPD HKTI Provinsi Jambi periode 2026–2031, yang dirangkaikan dengan pelantikan serentak DPC HKTI se-Provinsi Jambi untuk periode yang sama, Senin - Selasa, 20 - 21 April 2026 nanti.
Dalam pernyataanya, SAH memperkenalkan konsep Gerakan Tani Makmur HKTI Jambi sebagai langkah strategis untuk mendorong transformasi sektor pertanian dari pola tradisional menuju pertanian modern, produktif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, Gerakan Tani Makmur tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan petani, akses terhadap pembiayaan, teknologi pertanian, serta perluasan pasar.
“Kita ingin petani tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek utama yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.
SAH menilai bahwa ketahanan pangan dan energi merupakan dua sektor krusial yang saling berkaitan. Dalam konteks Jambi, potensi lahan pertanian, perkebunan, dan energi berbasis biofuel dinilai sangat besar untuk dikembangkan secara terintegrasi. Oleh karena itu, HKTI Jambi akan mendorong sinergi antara petani, pemerintah, dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem pertanian yang kuat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa menuju Indonesia Emas 2045, sektor pertanian harus mampu bertransformasi menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, dan disrupsi teknologi. “Gerakan ini menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Kita harus memastikan petani kita adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.
Pelantikan DPD dan DPC HKTI se-Provinsi Jambi ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran HKTI sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sektor pertanian. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, diharapkan HKTI mampu menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan petani.
Terakhir, SAH mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali melihat sektor pertanian sebagai sektor yang menjanjikan. “Pertanian adalah masa depan. Jika kita kelola dengan baik, bukan hanya ketahanan pangan yang kita capai, tetapi juga kemandirian energi dan kesejahteraan bangsa,” pungkasnya.(*)
HKTI Jambi Gaungkan Gerakan Tani Makmur, SAH: Pilar Ketahanan Pangan & Energi Menuju Indonesia Emas
Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Sutan Adil Hendra Tegaskan Tekad Jadikan HKTI Motor Penggerak Ekonomi Petani Jambi


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



