Ketua dan Pengurus KICI Jambi Resmi Dilantik, Begini Komitmennya Kepada Kaum Ibu-Ibu di Jambi



Senin, 30 Juli 2018 - 05:19:33 WIB



 Pengurus KICI Jambi Resmi Dilantik
Pengurus KICI Jambi Resmi Dilantik

JAMBERITA.COM - Ketua Umum Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) Ratih Sanggarwaty resmi melantik Ketua KICI Provinsi Jambi Asmawati Aldi beserta pengurus di EV Garden kawasan Paal Merah Kota Jambi 28 Juli 2018 kemarin.

Asmawati mengatakan, berdirinya KICI pada tanggal 16 Juni 2016 lalu dan hingga saat ini sudah banyak yang bergabung mulai dari Provinsi Aceh hingga Jayapura bahkan disuport para wanita-wanita hebat dari luar Negeri.

"Alhamdulillah semakin hari semakin yang banyak bergabung, yang di luar negeri itu diantaranya, Melbourne, Sydney, UK, USA,Denmark, Amsterdam, Hongkong, Singapore, KL, Mauritius, Mexico, Frankfurt, LasVegas," ungkapnya kepada Jamberita.com Senin (30/7/2018).

Selanjutnya, untuk di Provinsi Jambi khususnya. Asmawati mengatakan KICI akan fokus membentuk komunitas ini di setiap Kabupaten Kota yang ada hingga dapat melahirkan generasi-generasi perempuan cerdas dan harus mencerdaskan.

"Wanita wanita harus cerdas yang mana arti cerdas itu, C. cekatan, E, Empati, R religius, D. Disiplin, A. Amanah, dan S.  Santun, jadi wanita harus memiliki sifat sifat tersebut, fokusnya ibu-ibu," terangnya.

Asmawati menjelaskan, bahwa KICI adalah Komunitas Ibu cerdas Indonesia. Ibu Indonesia harus cekatan berlaku dalam mengambil keputusan, jika lambat dan malas maka akan ketinggalan kereta dan memberi contoh tidak gaul pada anaknya.

"Empati, artinya tidak boleh membiarkan orang di sekelilingnya ada kesusahan dalam bentuk apapun. Jika tidak kuasa menolong maka mendampingi dan mendengarkan sudah menjadi bentuk dari empati," jelasnya.

Ibu Indonesia harus bertuhan, karena Tuhanlah semua menjadi kuat, karena tuhanlah manusia bisa bertahan hidup, dan tunduk dalam menghamba pada Tuhan yang juga membuat manusia itu menjadi nyaman.

"Disiplin tidak hanya tentang ketepatan waktu. Namun mengajarkan tepat pada waktunya, membelanjakan untuk yang perlu dan bernilai investasi," ujarnya.

Seorang ibu-ibu yang cerdas juga harus amanah atau menepati janji serta bertanggung jawab, dan usahakan tidak ingkar pada apapun yang sudah diucapkan.

"Kesantunan adalah kunci sukses dari semuanya. Santun dalam ucap dalam tulis dan dalam perilaku," tegasnya.

Kici juga akan mengupayakan suatu pelatihan seperti misalnya seminar yang membuka pada wawasan dan akan memberikan kursus kursus keterampilan terhadap wanita. Baik memperluas wawasan budaya Indonesia melalui kunjungan ataupun pembelajaran keraton-keraton di Indonesia.

"Bisa ke Museum-museum di Indonesia, Even-even budaya, Sendratari, Seni suara, Dolanan anak, Kain ataupun tenun Indonesia," ungkapnya.

 

Mereka juga akan berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan di bidang kesehatan dan kecantikan wanita serta pengembangan parenting, hingga setidaknya dapat memberikan kontribusi dalam kegiatan sosial yang disebut sebagai Baksos dan menyelenggarakan keterampilan untuk kaum marjinal.

"Kita akan menyelenggarakan pemilihan Ibu Cerdas Indonesia, dan mengadakan event-event nasional dan internasional. Untuk akan bekerja sama dengan Dekranasda & UKM," jelasnya.

Mereka juga siap membantu Pemerintah di dalam mensosialisasikan program-program pemberdayaan Perempuan/Ibu dan Anak dan siap Memberikan Pendampingan/Bimtek bagi kegiatan-kegiatn positif terhadap perempuan di Jambi khususnya.

"Pengembangan usaha juga kita lakukan, bisa kuliner, Ina Cookies dan lain lain. Sebab, menjadi cerdas adalah pilihan, dan mencerdaskan orang lain itu suatu kewajiban, mari kita cerdas bersama," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi