JAMBERITA.COM - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) saat ini dikabarkan merugi. Ini disebabkan harga produksi lebih mahal dibanding harga jual.
"Rencana kenaikan itu sebenarnya bukan kenaikan akan tetapi saat ini saya sudah mendapat laporan dari instansi pemeriksa serta inspektorat dari dewan pengurus dan dewan direksi bahwasanya PDAM saat ini harga produksinya lebih tinggi dari harga jual," Ujar Fasha saat saat dikonfirmasi Jamberita.com di acara Harmoni Nasional, Minggu (5/8/2018).
Fasha juga mengatakan jika PDAM akan menaikan tarif, dirinya menanggapi masih bisa mempertimbangkannya. "Saya belum mengatakan setuju atau tidak tapi masih bisa dipertimbangkan. Untuk penyesuaian harga yang penting kenaikannya tidak terlalu tinggi namun menyesuaikan masyarakat," katanya.
"Kita tidak pernah bantu harga dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tapi kita hanya membantu dengan prasarana seperti pipa dan sebagainya. Kita juga tidak suntik dana segar untuk subsidi," tandasnya. (Cpm)
BREAKING NEWS: Ini Nama-Nama Calon Bawaslu yang Lolos Seleksi Kesehatan dan Wawancara
Usai Senam Poco-Poco, Kadiskepora Provinsi Jambi Mendapat Surprise
Bantu Korban Kerusuhan, Masyarakat Peduli Pentagen Jambi Galang Dana
Silaturahmi bersama Wapres JK, Ini Yang Disampaikan Ketua HMI Cabang Jambi
Peringatan Hari Lingkungan Hidup, DLH Provinsi Gelar Jalan Santai
Hibah Lahan Pemprov Resmi Diteken, Ini Lokasi Pembangunan Kodam Baru di Jambi

