Menepis Citra Negatif Generasi Milenial



Jumat, 02 November 2018 - 17:58:03 WIB



Widia Ningsih
Widia Ningsih

Oleh: Widia Ningsih*

Siapa yang tidak kenal dengan generasi milenial atau generasi Y? Generasi milenial adalah generasi muda yang saat ini berusia di kisaran 15-34 tahun.

Generasi milenial tidak bisa dilepaskan dari teknologi terutama internet karena sudah menjadi kebutuhan pokok bagi generasi ini.

Selain hal itu, “generasi milenials” sering diidentikkan dengan kelompok anak muda yang masih “bau kencur” alias belum berpengalaman, cenderung labil secara emosi. Dan karenanya secara umum orang tidak terlalu memperhitungkan kelompok pemuda ini karena dianggap pola berpikirnya cenderung idealis tidak realistis dan sering mengambil keputusan dengan berdasarkan emosi perasaan belaka. Hal ini membentuk pandangan miring terhadap generasi milenial yang sering dianggap negatif.

Ketika kita berbicara dan mencoba membedah potret generasi milenial di Indonesia, maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa isu-isu yang di hadapi oleh generasi milenial. Baru kita bisa menyimpulkan, apa yang seharusnya dilakukan oleh generasi milenial saat ini.

1. Isu Nasionalisme dan cinta tanah air.

Ada sebuah pandangan umum yang menggelitik, katanya nilai-nilai nasionalisme cinta tanah air telah hilang dari genersi milenial saat ini. Apakah benar demikian? Kalau kita lihat beberapa kasus lalu mengenai Reog yang diakui oleh negara tetangga kita, generasi milenial sangat aktif membela martabat bangsa dan negaranya. Jadi sebelum menilai generasi milenial telah luntur rasa nasionalismenya, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu makna dari nasionalisme dan cinta tanah air yang sebenarnya.

2. Isu Politik.

Tidak dapat dipungkiri bahwa politik saat ini terlalu lama disalahgunakan oleh orang-orang opportunis yang haus akan jabatan, mencari kekuasaan dan uang semata. Disinilah peran generasi milenial yang harus bisa bertindak sebagai agent of change dan memutus lingkaran setan tersebut.

Pemuda harus optimis dan tidak berhenti melakukan langkah-langkah perbaikan dalam sektor politik. Jika dilihat faktanya saat ini, sudah banyak pemuda yang terjun ke dunia politik, hal ini menandakan bahwa generasi milenial tidak buta terhadap politik.

3. Isu pendidikan dan pekerjaan.

Isu paling penting yang dihadapi pemuda dari dulu hingga kini adalah isu pekerjaan. Bagi generasi milenial yang cerdas, hal ini seharusnya sangat menguntungkan. Karena generasi milenial sangat dekat dengan segala informasi dan teknologi yang akan mempermudah kalangan muda dalam berkarya, begitu lulus mereka tidak lagi berburu lowongan pekerjaan, tapi berupaya mencari peluang  bisnis dan menjadikan peluang bisnis itu untuk menuju ke pintu dunia wirausaha.

4. Isu moral dan budaya.

Banyak isu yang mengatakan bahwa pemuda milenial jauh dari kata moral dan berbudaya. Apakah demikian?

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi dan internet bisa membawa dampak positif maupun negatif bagi anak muda. Apabila tidak hati-hati dalam penggunaannya, kita sebgai anak muda dapat terjerumus ke hal-hal yang negatif seperti penyebaran berita hoax dan pornografi. Maka peran generasi milenial yang cerdas harus bijak dalam menggunakan media sosial, dengan tidak menyebar berita hoax namun membagikan informasi-informasi yang bermanfaat. Jadi tak selamanya generasi milenial jauh dari kata moral.

Dengan memahami secara utuh potret generasi milenial di Indonesia maka kita memiliki gambaran pandangan, aspirasi dan sudut pandang mereka terhadap segala aspek di dalam kehidupan mereka.

Peran pemuda, sebagai sosok yang muda, dinamis, yang penuh energi, yang optimis, diharapkan dapat menjadi agent of change.

Generasi milenial diharapkan bisa membawa ide-ide segar, pemikiran-pemikiran kreatif dengan metode thinking out of the box yang inovatif. Sehingga pembangunan manusia Indonesia seutuhnya bisa tepat sasaran, karena kepada generasi milenial inilah nasib masa depan bangsa dan negara ini nantinya ditentukan.(*)

 

*Penulis adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi



Artikel Rekomendasi