JAMBERITA.COM - Rencana KPU yang ingin masyarakat pada saat memilih tidak membawa telepon genggam ke dalam kawasan TPS (Tempat Pemungutan Suara).
Bawaslu langsung merespon positif dengan rencana tersebut. Hal ini diutarakan oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Fahrul Rozi, Senin (7/1/2019).
Ia menyebutkan bahwa dengan masyarakat tidak menggunakan atau membawa ponsel kedalam TPS, ini bisa meminimalisir potensi politik uang. "Kami sambut baik hal itu, karena bisa meminimalisir potensi politik uang," katanya kepada Jamberita.com.
Koordinator Divisi Pencegahan ini juga mengatakan, dengan memfoto saat memilih nanti juga bertentangan dengan pelaksanaan pemilu yang Luber dan Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil). "Kalau difotokan jadinya prinsip rahasianya jadi hilang," ujarnya.
Belum lagi dengan kondisi saat ini yang semuanya diupload ke media sosial. Makanya pihaknya berharap kejadian ini nantinya jangan sampai terjadi saat pelaksanaan pemilihan. (am)
Disidang Etik, Bawaslu Batanghari Serahkan Semua Hasil Dengan DKPP
KPPS Tak Boleh Dua Periode, KPU Jambi Yakin Tak Kesulitan Cari Personil Karena Alasan Ini
Jawab Laporan Soal Beasiswa, SAH: Itu Tugas Saya Sebagai Wakil Rakyat di DPR RI
Masyarakat Yakin Apapun Ceritanya, Beasiswa PIP Yang Diterima Berkat Usulan SAH





