SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor



Rabu, 15 April 2026 - 20:58:45 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M., menilai kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto membawa potensi besar bagi penguatan ekonomi nasional hingga ke daerah.

Menurut tokoh yang dijuluki bapak beasiswa Jambi itu, agenda diplomasi ekonomi yang dilakukan Presiden tidak hanya sebatas mempererat hubungan bilateral, tetapi juga membuka akses baru terhadap investasi, perdagangan, serta kerja sama strategis lintas sektor.

“Setiap kunjungan luar negeri Presiden harus dilihat sebagai pintu masuk peluang ekonomi. Ini bukan sekadar diplomasi politik, tetapi diplomasi ekonomi yang berdampak langsung pada pertumbuhan,” ujarnya, di Bungo (15/4) kemarin.

SAH menjelaskan, dalam konteks global saat ini, negara-negara berlomba menarik investasi dan memperluas pasar ekspor. Oleh karena itu, langkah aktif Presiden dalam menjalin hubungan dengan berbagai negara dinilai sebagai strategi tepat untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

Ia menambahkan, sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, energi, hingga industri hilir berpotensi mendapatkan manfaat besar dari hasil kunjungan tersebut. Bahkan, daerah seperti Jambi diyakini bisa ikut menikmati efek berganda (multiplier effect), terutama jika mampu menangkap peluang yang terbuka.

“Jambi memiliki kekuatan di sektor komoditas seperti sawit, karet, dan potensi energi. Jika hasil kunjungan Presiden mampu membuka pasar baru atau menarik investor, maka daerah harus siap menyambutnya,” katanya.

SAH juga mendorong pemerintah daerah agar proaktif menindaklanjuti kerja sama internasional yang dijalin pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci agar peluang tersebut tidak hanya berhenti di level nasional.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemudahan perizinan di daerah agar investasi yang masuk dapat terealisasi dengan cepat.

“Momentum ini jangan sampai terlewat. Kita butuh kesiapan daerah, baik dari sisi regulasi maupun infrastruktur, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, SAH optimistis langkah aktif Presiden dalam memperluas jejaring internasional akan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.(*)





Artikel Rekomendasi