DP3AP2 Jambi Berharap Wakil Rakyat Dari Perempuan di Legislatif Ada di 11 Daerah



Minggu, 27 Januari 2019 - 20:14:21 WIB



Dra Luthpiah
Dra Luthpiah

JAMBERITA.COM –  Kewajiban memenuhi kuota 30 persen perempuan dalam setiap pemilu legislatif tidak serta merta membuat wakil perempuan di gedung dewan juga memenuhi kuota tersebut. Ini karena caleg yang disodor parpol ternyata juga sulit bersaing. Bahkan terkadang hanya memenuhi syarat undang-undnag saja.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi Dra Luthpiah berharap dalam pemilu mendatang, makin banyak caleg perempuan yang bisa terpilih dan menjadi legislator.

"Kalau kita lihat kuota 30 persen si memang tidak terpenuhi tapi setidaknya kita menginginkan. Karena di 2014-2019 ada kabupatendan satu kota, yaitu Sungai Penuh dengan Kabupaten Merangin, jangankan 30 persen 1 persen saja tidak terpenuhi," ungkapnya Minggu (27/1/2019).

Untuk itu, dirinya menginginkan keterwakilan perempuan di parlemen dalam pemilu lageslatif 2019 di masing-masing kabupaten kota yang ada di Provinsi Jambi ini harus mempunyai anggota legislatif perempuan.

Menurutnya, siapa lagi yang akan perduli dengan perempuan kalau bukan perempuan sendiri. "Makanya pada saat kita melakukan pendidikan politik kemarin, kita mungkin dianggap ekstrem ya, karena saya sampaikan bahwa perempuan harus memilih perempuan," tegasnya.

Akan tetapi terang Luthpiah, dalam menentukan pilihan juga dengan syarat memilih perempuan yang berkualitas, punya daya juang, dan kemampuan berpikirnya yang benar-benar untuk memajukan perempuan.

"Bukan juga kita menyampingkan kemampuannya untuk memberikan yang terbaik untuk daerahnya, khususnya mungkin kepedulian mereka terhadap perempuan dan anak yang ada di Provinsi Jambi," tambahnya.

Ia menambahkan jika pihaknya secara kelembagaan terus mendorong munculnya perempuan yang berkualitas dalam bidang politik. Salah satunya dengan memberikan pendidikan politik kepada Caleg.

"Dari dinas kita sudah berupaya melakukan berbagai upaya, pertama adalah pendidikan politik sudah kita lakukan terhadap caleg perempuan," ungkapnya.

Menurutnya, itu bukan hanya dari dinas P3AP2 saja, tetapi dari organisasi wanita juga mempunyai konsen yang sama untuk membuat acara pendidikan politik tersebut untuk para bacaleg perempuan.

"Itu kita persilahkan, di tahun 2019 ini kita juga akan berupaya untuk meningkatkan kualitas perempuan yang duduk di lembaga legislatif," terangnya.

Bukan hanya untuk memberikan pendidikan politik, tapi pendidikan kepada anggota legislatif ketika terpilih nanti dan duduk di lembaga legislatif itu benar benar paham dengan tupoksinya. Khususnya sebagai perempuan yang berkualitas.

"Jadi mereka kita inginkan duduk di anggota legislatif itu, mereka paham, mereka itu mewakili siapa. Bukan hanya mewakili partai yang paling terpenting adalah mereka duduk itu mereka mewakili perempuan-perempuan yang ada di provinsi Jambi ini,"pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi