JAMBERITA.COM - Sebanyak 20 orang calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) untuk Jambi akan bertarung untuk memperebutkan 4 kuota menjadi wakil rakyat dari Jambi. Sebelumnya ada 21 calon hingga akhirnya satu dicoret karena terbukti melakukan manipulasi dukungan.
Para calon DPD RI ini rata - rata merupakan para politisi yang memang sudah memiliki pengalaman dan track record sebelum maju. Mulai dari petahana, Abu Bakar Jamalia, Daryati Uteng, dan M. Syukur yang memiliki basis tersendiri ketika menang pada Pemilu 2014 sebelumnya. Hanya saja Juniwati yang tidak lagi ikut bertarung pada pemilu 2019 ini.
Jika tidak berhasil merawat basis dan dianggap gagal di senayan, tiga petahana bisa terancam tidak dipilih kembali. Ini karena penantang mereka juga bukan orang sembarangan.
Ada nama Elviana, yang notabene merupakan anggota DPR RI. Sebelumnya juga pernah mewakili Jambi sebagai anggota DPD RI. Politisi perempuan yang sudah tiga periode tak terkalahkan di senayan ini bisa menjadi lawan berat petahana.
Apalagi dengan pengalaman yang dimiliki, wanita yang maju ke senayan untuk keempat kalinya tahu betul bagaimana bisa memenangkan kompetisi ini.
Nama lain ada nama Sum Indra yang merupakan sepupu dari Zumi Zola dan mantan Wakil Walikota Jambi, saat ini sebagai Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Nurdin Hamzah. Meski Zumi Zola tak lagi menjabat Gubernur, namun Sum adalah pertaruhan terakhir keluarga Nurdin. Sehingga diperkirakan akan habis-habisan untuk memenangkan kompetisi ini.
Ada politisi senior dari partai, yaitu Saipul Azwar yang berproses sebelumnya di Partai Amanat Nasional (PAN) serta Yasir yang sebelumnya ada di Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Belum lagi anggota DPRD, ada nama Salmah Mahir yang merupakan Ketua DPRD Muaro Jambi yang juga adik dari Mantan Bupati Muaro Jambi dua periode, Burhanuddin Mahir. Di kalangan aktivis, ada Azhar mulia, mantan Ketua KPU Provinsi Jambi, Mustafa Lutfi, politisi Golkar.
Lalu, Ria Mayang Sari juga sebagai Ketua DPRD Bungo adalah anak dari Gubernur Jambi, Fachrori Umar. Ria dianggap menjadi kuda hitam karena mendapatkan dukungan penuh dari ornag tuanya. Dengan kekuasaannya ayahnya, Ria bisa melakukan sosialisasi dengan mudah.
Bukan hanya mereka, dari jalur profesional dan akademis sendiri juga ada yang ikut bertarung. Salah satunya yaitu Ibnu Kholdon sebagai advokat dan Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI). Ada Khoirun A. Roni yang notabene sebagai dosen dan Rektor Universitas Muara Bungo (UMB).
Eric Hasma yang merupakan menantu dari Mantan Bupati Tebo, Madjid Muaz. Juga ada nama Mantan Komisioner KPU Provinsi Jambi, Azhar Mulia. Serta beberapa nama lain yang memiliki kekuatan masing - masing seperti Azim Antoni Norega Jais yang merupakan calon termuda di DPD ini.
Pengamat Politik Jambi, Ja'far Ahmad, mengatakan, potensi pertarungan untuk DPD RI ini dipastikan akan lebih seru. Karena memang nama - nama yang muncul adalah orang lama yang memiliki track record dalam politik. "Perebutan suara dipastikan akan terjadi di basis wilayah," katanya ketika dihubungi Jamberita.com, Senin (18/2/2019).
Ia menyebutkan, suara ini sendiri dipastikan akan banyak didapatkan oleh calon jika mampu membangun jaringan dengan baik dengan masyarakat diseluruh wilayah. Karena jika itu dilakukan dengan baik, maka ada kemungkinan untuk para calon baru bisa menjadi wakil. "Tetapi tetap saja ini tergantung penantang dalam mengatur basis mereka," ujar lulusan doktor Universitas Indonesia ini.
Karena bagaimanapu juga, dirinya tidak bisa memastikan karena belum melakukan survei. Termasuk kemungkinan kemenangan penantang dan juga perolehan suara itu belum bisa dipastikan. "Yang jelas pertarungan DPD RI ini akan sama - sama panasnya dengan perebutan suara dan kursi untuk DPR RI," tandasnya.(am)
Perbedaan Data, KPU Sebut Kabupaten Pleno Dengan Data Manual
Bawaslu Pertanyakan Perubahan Data Pemilih Tambahan dengan Pleno Daerah
Ini Jumlah Data Pemilih Tambahan karena Pindah Milih di Provinsi Jambi
Survei Internal Gerindra: Elektabililitas SAH Terus Meroket, Calon Lain Ketinggalan
KPU Provinsi Sayangkan Sikap Pemprov Jambi Terkait Gedung GOR
Hesnidar Haris Ajak Warga Jambi Perbanyak Shalawat Lewat Program Rabu Berkah



