JAMBERITA.COM, BATANGHARI- Lembaga adat Kabupaten Batanghari yang di Ketuai oleh Datuk Drs.HM.Yusuf Majid,MM beserta anggota Pengurus melaksanakan studi tiru ke Kota Sungai Penuh, Senin (25/02).
Dengan didampingi oleh Kepala Dinas Dispora Batanghari, Dinas Kominfo, Kepala Bagian Kesra Study Tiru dilakukan guna mempelajari kenduri sko dan pelantikan depati ninik mamak.
Acara di hadiri oleh Walikota Sungai Penuh yang diwakili Oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian, Abdul Gafar,Spd, Ketua Lembaga Adat Kota Sungai Penuh, H.Nasrun Farud, dan Kepala OPD Kota Sungai Penuh.
Wali Kota Sungai Penuh dalam sambutannya mengatakan, sejarah kebudayaan di Kota Sungai Penuh tidak bisa lepas dari kebudayaan Kerinci.
Karena Kota Sungai Penuh merupakan bagian dari wilayah Kerinci sebelum dimekarkan pada November 2008.
Kemudian kenduri sko merupakan sebuah rangkaian acara adat pengukuhan gelar suku atau kepala adat.
" Upacara ini selalu diiringi dengan upacara kenduri pusaka yaitu upacara membersihkan benda pusaka peninggalan nenek moyang, Upacara Kenduri Sko sendiri adalah sebuah rangkaian acara adat dalam menentukan kepala adat," katanya.
Kata kenduri berarti selamatan dan sko bermakna perbuatan atau peraturan yang berlaku turun temurun.
" Depati dan Ninik Mamak adalah tingkatan tertinggi pada struktur lapisan sosial masyarakat suku kerinci. Kenduri sko merupakan acara adat yang dilakukan untuk mengukuhkan gelar sko pada depati atau ninik mamak yang telah dipilih oleh anak jantan yang memenuhi syarat," jelasnya.
Acara di lanjudkan dengan pemberian cindera mata antara Lembaga Adat Kabupaten Batanghari ke pada Lembaga Adat Kota Sungai Penuh. (mel)
Sentuhan Kasih di Rumdis Bupati Batang Hari : Zulva Fadhil Salurkan Tali Asih untuk Korban Bencana
Wabup Batang Hari Hadiri Pengukuhan Guru Besar Prof Dr Ansori dan Kuliah Umum UNISBA
Syahirsah Sambut Hangat Silaturrahmi Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat
Petakan Potensi dan Kinerja ASN, Al Haris Dorong Transformasi Birokrasi di Jambi


