JAMBERITA.COM- Video pria berambut cepak yang mengaku-ngaku anggota TNI diduga menampar bocah berusia 3 tahun viral. Setelah dicek ternyata informasi ini hanya hoaxs.
Hal tersebut ditegaskan Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga kepada awak wartawan, Selasa (04/06/2019).
Kapendam menyebutkan bahwa pihaknya sebelumnya menerima chat via whatsapp dari seorang wartawan untuk mempertanyakan informasi yang beredar tentang adanya anggota TNI dari Raider yang tega menampar anak kecil di salah satu Restoran Garuda Jalan Pattimura Medan.
Informasi tersebut langsung dicek dan ternyata tidak benar. Bahkan, kata Kapendam I/BB bahwa pria bernama (sesuai akun) Wiliam Zhang telah membuat klarifikasi bahwa akun facebook (FB) miliknya dihack orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan video tersebut.
"Bukti klarifikasi ada, dan tidak mungkin seorang prajurit TNI yang setia kepada negara Republik Indonesia dan selalu bekerja sesuai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI tega menganiaya anak kecil,"sebut Kapendam.
TNI, lanjut Kapendam I/BB,dalam melaksanakan tugas dan kehidupan sehari-hari sesuai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta 8 Wajib TNI, serta selalu melindungi rakyat dan membantu kesulitan rakyat.
"Diminta kepada seluruh masyarakat dan rekan-rekan media, teliti, cek dan ricek jika ada informasi yang beredar menyangkut anggota TNI bermasalah. Benar apa tidak info tersebut, "pesan Kapendam I/BB.
Terpisah, Danyonif Raider 100/PS Letkol Inf Lizardo Gumay juga menanggapi beredarnya video membawa-bawa nama anggotanya. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut HOAKS. Video tersebut sudah ada klarifikasinya dan buktinya ada juga klarifikasi akun FB di hack.
"HOAKS, itu bang, sudah ada klarifikasi videonya,bahwa pemilik akun FB -nya di Hack, "sebut Danyonif Raider 100/PS (Pendam I/BB)
Momen Saat Megawati dan SBY Bersalaman di Pemakaman Ani Yudhoyono
Jokowi: Ani Yudhoyono Meninggalkan Kita di Bulan yang Sangat Baik
Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Lapangan Tenis Indoor Makorem


