JAMBERITA.COM - Pasca Penertiban pedagang Pasar tradisional Parit I Jalan Nasional, Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Jabung Barat, Jambi oleh petugas gabungan melibatkan Disperindag, TNI dan aparat Polisi
Hasil pantauan di lapangan beberapa pedagang terlihat masih membandel enggan beranjak dari lokasi mereka biasa menggelar dagangan di sepanjang jalan Nasional.
Sikap keras pedagang ini cukup beralasan, pasalnya mereka merasa di lokasi baru pasar parit 1 Kualatungkal kurang laris sepi pembeli.
"Sudah kami coba pindah ke lokasi baru, hasilnya kurang bagus sepi pembeli. Bagaimana mau untung malah buntung," ungkap pedagang ke awak media, usai penggusuran Selasa (2/7/2019).
"Dari modal yang dikeluarkan sekitar Rp 2 juta, cuma dapat penghasilan mencapai Rp 200 ribu hingga siang hari. Sampai lepas zuhur kami jualan lagi, cuman dapat Rp 14 ribu Makanya kami milih tetap bertahan di sini," ungkap pedagang lainnya.
Seperti diketahui sebelumnya, pada Senin (1/7/2019), oleh petugas gabungan satu persatu lapak yang masuk dalam kategori penertiban diangkat petugas dan dimasukkan mobil.
Samsul Jauhari, Kepala Satpol PP Tanjab Barat menerangkan lapak pedagang yang dilakukan penertiban yang masuk dalam kategori jualan basah, seperti ikan dan sayuran.
"Yang memakan badan jalan, lapak jualan yang basah seperti sayuran, ikan, kerang," tandasnya. (Henky)
Wabup Tanjabbar Audiensi dengan Wamenaker Bahas Penguatan SDM dan Perlindungan Naker
Gemakan Semangat Persatuan, Seni Budaya Kerinci Meriahkan Dirgahayu RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjabbar
Bupati Tanjab Barat Dampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Launching Posyandu 6 SPM
Usai Shalat Zuhur, Ditemani Imam Mesjid Kembali Sosialisasi TMMD ke Warga
Danramil Matangkan Persiapan Media Center di Lokasi TMMD di Desa Ladang Peris
Didatangi Danramil Sosialisasi Program TMMD, Emil: Terimakasih, Tentara Turun Langsung
Upacara Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti Jambi Warnai Peringatan Hari Pengayoman Ke-81



