JAMBERITA.COM, TANJABBAR - Pasca lebaran Idul Fitri 1440 H, harga sejumlah kebutuhan dapur masih tinggi. Khusus harga cabe misalnya, masih tinggi. Bahkan selama beberapa pekan terakhir kembali meroket.
Harga cabe merah di Kota Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat yang sepekan lalu dipatok pada harga Rp 50 ribu perkilogram (kg), kini mengalami lonjakan harga cukup signnifikan hingga Rp 80 ribu per kg.
Belum diketahui secara pasti penyebab naiknya harga kebutuhan dapur dengan rasa pedas ini.
Citra salah seorang ibu rumah tangga mengaku dia mengetahui kenaikan harga cabai saat dia belanja pada pedagang sayur keliling.
"Kaget juga. Dua hari lalu harganya masih Rp 5.000 per ons. Sekarang naik sudah 8000," ungkapnya, Senin (8/7/2019).
Kendati mengaku kerepotan mengatur keuangan dapur, sebagai Ibu rumah tangga Citra mengaku dia tak punya pilihan tetap membeli cabai dengan harga selangit itu.
"Mau tidak mau tetap beli," timpal Iswanti, sesama ibu rumah tangga.
Menurut Iswanti, adanya kenaikan harga cabai ini, biasanya memicu kenaikan pada bumbu lainnya.
"Buktinya, harga ayam potong yang sebelumnya Rp 30 ribu, kini naik menjadi 38 ribu perkilonya. Naiknya sudah sekitar tiga hari ini," kata Iswanti.
Terang saja, kenaikan kebutuhan dapur itu bikin pusing para ibu rumah tangga.
"Jelas buat pusing. Karena masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi," keluh Iswanti. (Henky)
Tanjab Barat Boleh Bangga Pinang Betara Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Bupati Tanjab Barat Bersama Kapolres Deklarasikan Sabuk Kamtibmas
Buka Pelatihan, Bupati Anwar Sadat Berharap Produk Lokal Tanjabbar Tembus Pasar Nasional
Sudah Tegak Payung, Serda Alfian Bersama Warga pasang Bata Rumah Mulyadi
Atap Rumah Tito Sudah Terpasang, Warga bersama Babinsa Lanjut Selesaikan Target
Masuki Musim Kemarau, Letkol M Arry Yudistira Ingatkan Waspada Karhutla di Wilayah Tanjab
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



