JAMBERITA.COM - Masuk musim kemarau dimana diprediksi tahun 2019 ini akan lebih panjang. Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian mengimbau masyarakat konsumen PDAM lebih hemat dalam menggunakan air.
Pasalnya, kemarau panjang ini menyebabkan berkurangnya sumber air baku Tirta Pengabuan yang berada di Parit Panting, Kecamatan Betara, Tanjung Jabung Barat.
Dampak penyusatan permukaan sumber baku dipastikan sangat berpengaruh pada kelancaran suplai air ke ribuan pelanggan PDAM Tirta Pengabuan di Tanjabbar.
"Dampak dari kemarau ini ada penyusutan permukaan sumber air baku yang dialirkan ke pipa pipa PDAM Tirta Pengabuan jadi kita harus segera ambil langkah langkah taktis menyikapinya," kata Direktur PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian, Senin (29/7/2019).
Ustyadi mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan upaya pembersihan rumput dan lumpur di seputaran lokasi air baku. Pembersihan itu ditujukan guna memperlancar aliran sumber air baku.
Selain upaya pembersihan, Ustayadi mengatakan ia mengambil kebijakan memperpanjang jam produksi PDAM. Jam produksi sampai pukul 24.00 WIB, serta mengoperasikan mobil tangki air. Mobil tangki tersebut akan menyuplai air bersih khusus bagi pelanggan yang jauh dari sumber air.
"Sebab semakin jauh dari sumber, maka semakin kecil tendangan air yang keluar dari pipa. Makanya, kita arahkan mobil tangki," kata Ustayadi.
"Pendistribusian air dengan mobil tangki itu gratis tanpa dipungut biaya. Pelayanan tetap kita upayakan semaksimal mungkin. Dan yang lebih penting lagi diingat dengan kondisi yang ada kita imbau untuk lebih berhemat dalam menggunakan air," pungkasnya. (Henky)
Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Perubahan Atas Perda Pajak dan Retribusi Daerah Tanjabbar
Bupati Anwar Sadat: Pariwara Kreatif, Perkuat Pesan Budaya Antikorupsi Tata Kelola Pemerintahan
Bupati Anwar Sadat Lantik Puluhan Pejabat Penting di Lingkup Pemkab Tanjab Barat
Lebih Dekat dengan Bupati Merangin Al Haris: Maraton dan Sarapan dengan Rakyat
Dinding Rumah Sakit Pratama di Sungai Penuh Retak-retak, Dinas PU Sebut Karena Kualitas Pasir
Kanwil Kemenkum Jambi Bahas Perubahan Atas Perda Pajak dan Retribusi Daerah Tanjabbar



