Kisruh Cawagub Hingga Fachrori Sebut Ada yang Jahil, Pengamat: Intinya Komunikasi



Selasa, 03 September 2019 - 20:31:54 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyampaikan pernyataan mengejutkan dalam rapat paripurna terakhir DPRD Provinsi Jambi kemarin Sejin (2/9/2019).

Ketua Dewan Pertimbangan NasDem ini menyebutkan sambil menangis dirinya butuh wakil, tetapi ada yang jahil.

Pengamat Politik Bahren Nurdin menilai pernyataan itu seharusnya tidak disampaikan.

"Sangat tidak etis menyebutkan orang jahil dalam paripurna," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Selasa (3/9/2019).

Apalagi Gubernur sendiri tidak menyebutkan siapa yang jahil tersebut. Sehingga ini akan memperpanjang kisruh pemilihan Wakil Gubernur tersebut.

"Sangat jelas Gubernur hanya ingin mencari kambing hitam dalam polemik ini," sebut akademisi UIN STS Jambi ini.

Menurutnya, Gubernur, seharusnya memiliki kekuatan untuk bisa menyelesaikan permasalahan Wakil Gubernur ini.

Karena hal ini bisa disampaikan kepada koalisi terhadap penentuan nama Wakil Gubernur tersebut.

"Intinya komunikasi Gubernur dengan partai koalisi ini tidak terjalin baik," ujarnya.

Seharusnya hal itu bisa dikomunikasikan dengan partai. Pada intinya posisi ini sebenarnya masih bisa dibahas bersama dengan partai koalisi. Karena gubernur punya power untuk menyelesaikan masalah itu.

"Kebuntuan komunikasi inilah yang menyebabkan hal ini tidak kunjung selesai," jelasnya.

"Ketika memang Gubernur tidak suka dengan dua nama yang disepakati koalisi, disampaikan saja.

Dengan komunikasi yang baik, pasti akan didapatkan solusi. Entah itu akan muncul nama baru atau bahkan kesepakatan lainnya," tukasnya.

Untuk diketahui, 2 nama yang disepakati oleh partai koalisi untuk mendampingi Fachrori Umar memimpin Jambi adalah Rahman dan Al Amin Nasution. Keduanya merupakan kader dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Nama ini yang disinyalir disebutkan Gubernur jahil. (am)



Artikel Rekomendasi