Kualitas Udara Tidak Sehat, Dinkes Tanjabbar Bagikan Masker



Kamis, 05 September 2019 - 17:31:52 WIB



JAMBERITA.COM – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Tanjung Jabung Barat sejak beberapa pekan terakhir makin pekat. Kualitas udara di Tanjabbar masuk dalam kategori tidak sehat.

Dari hasil pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Tanjab Barat, angka ISPU mencapai 129 Partikel Per Million (PPM) atau masuk kategori buruk, tidak sehat.

Kepala Dinkes Tanjab Barat dr. Hj. Andi Pada melalui Kasi Kesmas, Rusdi saat dikonfirmasi awak media, mengatakan bahwa ISPU di Kota Kuala Tungkal mengalami peningkatan dan masuk kategori tidak sehat.

Dikatakannya, sudah dilakukan pengukuran ISPU menggunakan alat Staplex type TFAGF41 pada Senin lalu dan saat itu masih diangka 82 PPM. Sementara pada hari Rabu pengukuran kembali dan didapati angka ISPU nya 129 PPM. Dan angka tersebut menunjukkan masuk dalam kategori tidak sehat. Untuk pengukuran dilakukan sesuai dengan standar selama setengah jam.

“Kita ukur mulai dari pukul 11.11 WIB hingga pukul 11.41 WIB. Hasilnya setiap 6 menit kita hitung menggunakan rumus dan didapati angka 129 PPM itu,” kata Rusdi.

Lanjut Rusdi, pihak Dinkes menghimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas diluar rumah.

“Ya, kita anjurkan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika sekiranya tidak begitu penting," ujarnya.

Hari ini, Kamis (5/9/2019) pihak Dinkes menindaklanjuti kurang baiknya kualitas udara membagikan masker di tiga titik dalam kota Kuala Tungkal, di tiga titik dalam kota tungkal yakni di Simpang Patunas SMA 1, di simpang BNI dan Simpang RSUD.

“Jika masyarakat butuh masker bisa mendapatkannya di Puskesmas terdekat secara gratis,” pungkasnya. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi